Lembaga Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) perguruan tinggi berperan penting memitigasi risiko mahasiswa putus kuliah akibat krisis ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas strategi penyaluran dana ZIS berbasis kebutuhan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) guna mendukung mahasiswa terkendala keuangan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik wawancara mendalam terhadap pengelola ZIS sebagai narasumber yang dipilih secara purposive. Analisis terhadap data lapangan menunjukkan adanya tiga temuan strategis yang mencakup pemetaan, distribusi, serta pendayagunaan dana. Pertama, pada aspek pemetaan, verifikasi yang dilakukan secara bertahap menjadi instrumen utama yang digunakan oleh pengelola ZIS di UPI dalam menyaring penerima manfaat. Kedua, pada distribusi konsumtif, kendala keuangan mahasiswa diatasi melalui pinjaman tanpa bunga (Qardh al-Hasan) untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan pemenuhan kebutuhan dasar. Ketiga, pada pemanfaatan produktif, ZIS UPI memberikan bantuan perangkat penunjang tugas akhir, seperti laptop dan alat cetak, bagi mahasiswa tingkat akhir. Strategi penyaluran ZIS bukan sekadar amal, melainkan sarana pendidikan moral yang menumbuhkan kemandirian mahasiswa. Untuk mengoptimalkan dampak tersebut, perlu dikembangkan sistem digital terpusat untuk mengelola data penerima manfaat ZIS agar penyaluran dana berlangsung lebih efisien dan akuntabel.
Copyrights © 2026