Skema pembiayaan Rahn Tasjili merupakan salah satu akad gadai yang banyak diterapkan pada koperasi syariah karena memiliki prosedur yang praktis, cepat, dan mudah diakses oleh anggota. Meskipun demikian, pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF) tetap menjadi tantangan yang perlu dikelola agar tidak mengganggu stabilitas lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pencegahan dan penanganan pembiayaan bermasalah pada skema Rahn Tasjili tanpa mengungkapkan data nominal maupun persentase internal lembaga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus pada salah satu koperasi syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pencegahan dilakukan melalui analisis kelayakan calon anggota, verifikasi dokumen, penilaian agunan, dan edukasi akad sebelum pencairan. Sementara itu, penanganan pembiayaan bermasalah dilakukan melalui pengawasan pascaakad, pendekatan persuasif, restrukturisasi administrasi, serta penyelesaian berbasis musyawarah. Hasil penelitian ini penting sebagai acuan bagi koperasi syariah dalam memperkuat manajemen risiko pembiayaan Rahn Tasjili secara efektif dan sesuai prinsip syariah.
Copyrights © 2026