Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode full costing dalam menentukan har0ga pokok produksi pada Peternakan Bebek Desa Sidorahayu Wagir Malang. Penelitian difokuskan pada produksi telur asin dengan menelusuri seluruh alur biaya sejak pembelian dan pemeliharaan anakan bebek (Day-Old Duck/DOD) sampai telur bebek dikelola menjadi produk telur asin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pemilik dan pengelola, serta observasi langsung pada proses produksi. Komponen biaya yang dianalisis meliputi biaya bahan baku (termasuk pembelian DOD), biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik baik yang bersifat tetap maupun variabel. Berdasarkan hasil penelitian, metode full costing menghasilkan harga pokok produksi telur asin mentah sebesar Rp 2.484 per butir, mengalami peningkatan sebesar 5.25% dibandingkan metode sederhana yang sebelumnya digunakan. Kenaikan ini disebabkan oleh pengakuan atas komponen biaya tidak langsung seperti penyusutan alat dan kandang, biaya listrik dan air, tenaga kerja yang sebelumnya tidak diperhitungkan secara sistematis. Perhitungan yang lebih menyeluruh ini memberikan dasar penetapan harga jual yang lebih akurat serta mendukung pengendalian biaya secara efisien. Penerapan metode full costing terbukti berkontribusi dalam peningkatan transparansi laporan biaya, efisiensi produksi, dan profitabilitas usaha di Peternakan Bebek Desa Sidorahayu Wagir Malang.
Copyrights © 2026