Penelitian ini menganalisis struktur ekonomi, dinamika pertumbuhan, dan disparitas wilayah Provinsi Jawa Barat periode 2020-2025 dengan mengintegrasikan tiga alat analisis: Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Indeks Williamson. Latar belakang penelitian didasari oleh kontribusi Jawa Barat yang besar terhadap PDB nasional namun masih diiringi ketimpangan antarwilayah yang persisten. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi sektor basis, mengevaluasi daya saing sektoral, dan mengukur tingkat disparitas antar kabupaten/kota. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data PDRB atas dasar harga konstan dan jumlah penduduk dari BPS. Hasil penelitian menunjukkan enam sektor basis dengan Industri Pengolahan sebagai yang tertinggi (LQ rata-rata 2,226), namun analisis Shift Share mengungkapkan hampir seluruh sektor mengalami Differential Shift negatif, menandakan erosi daya saing. Indeks Williamson berada pada rentang 0,694-0,701 yang mengindikasikan disparitas tinggi tanpa tren perbaikan. Penelitian ini penting karena menyajikan kerangka integratif yang menghubungkan struktur ekonomi, daya saing, dan ketimpangan, sekaligus memberikan basis empiris bagi kebijakan pembangunan wilayah yang lebih tepat sasaran di Jawa Barat.
Copyrights © 2026