Banjir bandang merupakan salah satu bencana hidrometeorologi akibat degradasi hutan dan alih fungsi lahan yang tidak terkontrol yang berdampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Artikel ini mengkaji strategi mitigasi berkelanjutan berbasis adaptasi lokal dan partisipasi masyarakat guna mengurangi risiko bencana. Dengan metode deskriptif-kualitatif dan tinjauan literatur, kajian ini menekankan pentingnya pengelolaan lahan terpadu, pelibatan masyarakat dalam rehabilitasi hutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Upaya mitigasi yang direkomendasikan mencakup penguatan kapasitas kelembagaan lokal, pengelolaan DAS secara terpadu, pembangunan infrastruktur hijau seperti hutan lindung dan sabuk hijau, serta edukasi kebencanaan berbasis komunitas. Penerapan pendekatan partisipatif terbukti meningkatkan kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Selain itu, penerapan teknologi tepat guna dan kebijakan tata ruang yang berwawasan lingkungan menjadi elemen penting dalam strategi mitigasi jangka panjang. Studi ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat sipil dalam membangun sistem mitigasi yang tangguh dan berkelanjutan
Copyrights © 2025