Kehidupan masyarakat pesisir bergantung pada sumber daya alam perikanan. Mata pencaharian masyarakat pesisir mayoritas sebagai nelayan yang memiliki potensi perikanan namun menghadapi berbagai tantangan. Permasalahan perubahan iklim berpengaruh terhadap aktivitas penangkapan ikan, sehingga pendapatan yang diperoleh para nelayan menjadi tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya hidup masyarakat pesisir ditinjau dari aspek ekonomi, sosial budaya dan lingkungan. Lokasi penelitian di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Metode penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis lebih mendalam aktivitas masyarakat pesisir. Pengambilan data dengan beberapa teknik meliputi wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek ekonomi masyarakat pesisir mencari tambahan pendapatan dengan bekerja pada sektor pertanian dan perdagangan, adat-istiadat masih dilestarikan oleh masyarakat pesisir untuk menjaga warisan leluhur yang sudah diturunkan dari generasi ke generasi, pada aspek lingkungan upaya menjaga kelestarian alam dengan tidak membuang limbah dan sampah di laut dan melakukan penanaman mangrove. Partisipasi stakeholder lainnya yang berkaitan seperti pemerintah dibutuhkan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi nelayan di Desa Kembang berupa pemberian bantuan maupun pelatihan peningkatan kompetensi masyarakat pesisir.
Copyrights © 2025