Kegiatan pelayanan kesehatan dari berbagai layanan kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit akan menimbulkan timbulnya limbah dari alat-alat yang digunakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui studi kasus. Penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling yaitu kepala perencanaan dan 1 orang petugas kesling sebagai informan kunci sedangkan informan biasa dalam penelitian ini yaitu 2 orang petugas pengangkut sampah dan 2 orang cleaning servis. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data sekunder dan data primer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemilahan limbah medis padat RSUD Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar telah memenuhi syarat karena telah dilakukan pemisahan sampah medis dan non medis. Penampungan limbah medis padat RSUD Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar telah memenuhi syarat dengan tempat sampah yang kuat, memiliki tutup, mudah dibuka, tidak bocor, dan memiliki warna tertentu. Pengangkutan limbah medis padat RSUD Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar tidak sesuai SOP saat pengangkutan petugas menggunakan APD namun masih sering dilepas pada saat proses pengangkutan, diangkut menggunakan tangan dan akses jalan pengangkutan limbah medis kurang bagus. Pemusnahan dan pembuangan akhir limbah medis padat RSUD Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar dilakukan dengan bekerja sama pihak ketiga yaitu PT. CELEBES sebab belum memiliki insenerator.
Copyrights © 2025