Swamedikasi alami berbasis etnomedisin merupakan salah satu bentuk pemanfaatan kearifan lokal dalam menjaga kesehatan masyarakat. Namun, pemahaman remaja mengenai penggunaan tanaman obat yang aman dan rasional masih relatif terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa SMA Negeri 2 Makassar melalui edukasi etnomedisin dan revitalisasi apotek hidup sekolah. Metode yang digunakan adalah Participatory Service Learning (PSL) yang meliputi tahap observasi, edukasi interaktif, identifikasi tanaman obat, pre-test dan post-test, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas siswa kelas X dan XI SMA Negeri 2 Makassar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test dan post-test siswa berada pada kategori sangat baik. Pada materi etnomedisin, rata-rata skor meningkat dari 97,14 menjadi 97,50. Nilai N-Gain pada materi etnomedisin sebesar 0,12 termasuk kategori rendah akibat tingginya skor awal peserta (ceiling effect). Meskipun demikian, kegiatan edukasi tetap memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi, pemahaman ilmiah mengenai penggunaan tanaman obat. Revitalisasi apotek hidup sekolah berhasil meningkatkan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran kesehatan berbasis kearifan lokal.
Copyrights © 2026