Journal Peqguruang: Conference Series
Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026

PENERAPAN PRAKTIK BAGI HASIL PETANI BANDENG DAN PEMODAL PRESPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH DI DESA NEPO

Saifuddin Saifuddin (Universitas Al-Asyariah Mandar)
Marsyud Marsyud (Universitas Al-Asyariah Mandar)
Busrah Busrah (Universitas Al-Asyariah Mandar)
Adi Adnan (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sistem bagi hasil antara petani tambak ikan bandeng dan pemilik modal di Desa Nepo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, ditinjau dari perspektif hukum Islam serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem bagi hasil yang diterapkan umumnya menggunakan skema pembagian 5 dan 4 keuntungan berdasarkan kesepakatan awal antara kedua belah pihak, tanpa penentuan nominal keuntungan secara tetap. Dalam perspektif hukum Islam, praktik bagi hasil (mudharabah) harus memenuhi prinsip keadilan, transparansi, dan kesepakatan sukarela. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman dan pendampingan kepada masyarakat terkait akad mudharabah agar sistem kerja sama yang dijalankan dapat lebih sesuai dengan kaidah Islam dan menciptakan keadilan bagi semua pihak.

Copyrights © 2026