Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap interaksi tatap muka di Dusun Kaleok, Kabupaten Polewali Mandar. Di era digital saat ini, penggunaan gadget telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat, termasuk anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 20 informan dari berbagai kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget memberikan dampak ganda terhadap interaksi sosial. Di satu sisi, gadget mempermudah akses informasi dan komunikasi jarak jauh, namun di sisi lain, menyebabkan penurunan frekuensi dan kualitas komunikasi tatap muka secara langsung. Hal ini berdampak pada melemahnya hubungan sosial, menurunnya empati interpersonal, serta meningkatnya individualisme dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratifications sebagai landasan analisis, yang menekankan bahwa individu secara aktif memilih media berdasarkan kebutuhan dan motif tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat menggeser pola komunikasi tradisional dan mengurangi kedekatan emosional antar anggota masyarakat.
Copyrights © 2026