Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan fenomena kebahasaan yang muncul dalam interaksi diskusi mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia angkatan 2024 di Universitas Al Asyariah Mandar. Fokus utama terletak pada pengidentifikasian jenis-jenis alih kode dan campur kode yang terjadi,sertafaktor-faktor penyebab yang melatarbelakanginya dalam konteks akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi langsung, pencatatan, serta perekaman selama diskusi berlangsung. Untuk memastikan validitas data, dilakukan uji kredibilitas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa alih kode dapat dikategorikan ke dalam dua bentuk: (1) berdasarkan perbedaan ragam bahasa, seperti peralihan antara bahasa resmi dan tidak resmi; serta (2) berdasarkan transisi antarbahasa, misalnya dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Mandar atau sebaliknya. Campur kode juga diklasifikasikan menjadi dua, yaitu: (1) berdasarkan aspek sintaksis seperti penyisipan kata atau frasa; dan (2) berdasarkan kelas kata, mencakup unsur nomina, verba, dan adjektiva. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode dan campur kode antara lain relasi sosial antara pembicara dan lawan bicara, kehadiran orang ketiga, perubahan situasi komunikasi (baik formal maupun nonformal), serta pergantian topik pembicaraan.Kata Kunci: campur kode, alih kode, siswa, diskusi akademik, bahasa Indonesia, bahasa Mandar, sosiolinguistik
Copyrights © 2025