Penggunaan maggot Hermetia illucens sebagai sumber protein alternatif semakin banyak diaplikasikan dalam industri unggas karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta potensinya sebagai bahan pakan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh suplementasi maggot dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kondisi fisiologis ayam broiler. Sebanyak 40 ekor broiler dibagi ke dalam dua perlakuan, yaitu pakan komersial (P1) dan pakan dengan penambahan 60% maggot (P2). Pengamatan dilakukan selama 35 hari, meliputi bobot badan mingguan, sebaran pertumbuhan individu, kelincahan, warna bulu, dan warna jengger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P2 menghasilkan peningkatan bobot badan yang lebih tinggi mulai minggu ketiga, disertai sebaran bobot yang lebih seragam dibanding P1. Ayam pada P2 juga menunjukkan indikator fisiologis yang lebih baik berupa aktivitas yang lebih tinggi, bulu lebih cerah, dan jengger lebih merah. Temuan ini mengindikasikan bahwa maggot H. illucens mampu meningkatkan pemanfaatan nutrien dan mendukung percepatan pertumbuhan pada fase grower–finisher. Dengan demikian, maggot berpotensi menjadi sumber protein alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam formulasi pakan broiler. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi parameter kesehatan internal dan menentukan tingkat inklusi optimum pada berbagai fase produksi.
Copyrights © 2025