Cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.) merupakan cabai lokal (endemik) Mamasa dan kawasan Toraja pada umumnya. Jenis cabai ini rasanya sangat pedas dan memiliki aroma yang berbeda dan khas, menjadikannya berbeda dari tanaman cabai jenis lainnya.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi dan interval waktu pemberian pupuk hayati pada pertumbuhan tanaman cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.). Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak kelompok (RAK) dimana terdapat 9 perlakuan dan 3 pengulangan, pada setiap pengulangan terdapat 18 tanaman, sehingga diperoleh 54 tanaman untuk percobaan. Perlakuan yang dicobakan yakni Konsentrasi pemberian pupuk hayati greenway dengan perbandingan 1 : 100, 2 : 100 dan 3 : 100 serta Interval waktu pemberian pupuk hayati greenway dengan pemberian satu kali sebulan, pemberian dua kali sebulan, dan pemberian tiga kali sebulan Hasilnya, pemberian konsentrasi 3 ml pupuk hayati greenway berbanding 100 ml air (K3) dan Interval waktu 3 kali sebulan (I3) mampu memberikan pengaruh yang baik pada pertumbuhan dan produksi tanaman cabai katokkon yaitu pada tinggi tanaman, waktu munculnya bunga, jumlah cabang, jumlah buah yang dipanen, dan bobot berat buah. Kata kunci : cabai katokkon, pupuk hayati greenway, konsentrasi, interval waktu.
Copyrights © 2026