Penelitian ini bertujuan mengungkap serta mengkaji pelaksanaanStandar Operasional Prosedur (SOP) dalam menangani kasus Tuberkulosis(TB) di Puskesmas Pekkabata, Kecamatan Polewali. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melaluiwawancara mendalam kepada empat kelompok informan: KepalaPuskesmas, dokter penanggung jawab TB, perawat pelaksana, dan pasienTB. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penyampaian informasiterkait SOP masih belum menyeluruh, khususnya bagi tenaga kesehatanbaru yang belum memperoleh pelatihan teknis. Fasilitas seperti APD, ruang isolasi, dan ventilasi silang memang tersedia, namun penyebarannyabelum merata. Meski tenaga kesehatan menunjukkan sikap positif terhadapSOP, implementasi di lapangan belum berjalan secara konsisten. Penggunaan masker N95 masih terbatas dan sistem pengawasan belumterlaksana secara rutin karena tidak adanya evaluasi berkala dan mekanisme pelaporan formal. Oleh karena itu, peningkatan pelatihan, pemerataan fasilitas pendukung, serta pembentukan sistem evaluasi dan pengawasan yang terstruktur menjadi hal penting untuk mengoptimalkanpenerapan SOP. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluatif bagiPuskesmas dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan TB dan menekan risiko penularan di tingkat layanan dasar.
Copyrights © 2025