Gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang sering terjadi pada pekerja administrasi rumah sakit akibat postur kerja statis, penggunaan komputer berkepanjangan, dan desain workstation yang tidak ergonomis. Petugas front office sebagai garda terdepan pelayanan memiliki risiko tinggi mengalami keluhan MSDs yang berpotensi menurunkan produktivitas dan kualitas layanan. Tujuan untuk mengetahui gambaran keluhan MSDs dari aspek ergonomi kerja pada petugas front office di RS Awal Bros Panam tahun 2025 serta merumuskan rekomendasi pencegahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM), observasi ergonomi, dan wawancara pendukung. Hasil menunjukkan bahwa 25,6% responden berada pada tingkat risiko MSDs kategori sedang, dengan keluhan dominan pada leher bagian bawah, bahu, punggung, dan pinggang. Faktor penyebab utama meliputi postur kerja tidak ergonomis, durasi duduk lama, keterbatasan micro-break, serta ketidaksesuaian kursi dan workstation dengan antropometri pekerja. Kesimpulan bahwa keluhan MSDs pada petugas front office masih signifikan dan memerlukan intervensi ergonomi komprehensif melalui edukasi ergonomi, penyesuaian workstation, penerapan micro-break, serta monitoring berkala untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kinerja pekerja.
Copyrights © 2026