Bahan Tambahan Pangan (BTP) merupakan bahan yang ditambahkan ke dalam makanan untuk memengaruhi sifat atau bentuk pangan, namun penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko kesehatan. Kurangnya pengetahuan kader posyandu mengenai jenis, fungsi, dan dampak penggunaan BTP menjadi salah satu kendala dalam penyampaian edukasi gizi kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang BTP di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui penyuluhan, diskusi, dan pemberian media edukatif leaflet kepada kader posyandu. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan postest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader setelah diberikan edukasi mengenai pengertian BTP, jenis-jenis BTP yang diizinkan, serta dampak penggunaan BTP berbahaya pada pangan. Pengetahuan kader meningkat dari rata-rata skor 76 poin menjadi 82 poin setelah diberikan edukasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman kader sehingga diharapkan kader mampu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait penggunaan BTP yang aman. Dengan demikian, edukasi mengenai BTP penting dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya peningkatan pengetahuan gizi dan kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026