Penelitian ini membahas kesantunan tuturan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen Protestan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan berdasarkan prinsip kesantunan Geoffrey Leech. Kajian ini penting karena komunikasi dalam organisasi mahasiswa tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga hubungan sosial antaranggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa tuturan anggota UKMKP FIS Unimed dalam kegiatan organisasi, seperti rapat, diskusi, koordinasi kegiatan, persiapan ibadah, dan komunikasi informal. Data dikumpulkan melalui observasi, teknik simak, teknik catat, rekaman, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan anggota UKMKP FIS Unimed telah mencerminkan prinsip kesantunan berbahasa. Keenam maksim Leech ditemukan dalam interaksi anggota, yaitu maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kerendahan hati, permufakatan, dan kesimpatian. Maksim kebijaksanaan menjadi maksim yang paling dominan karena anggota cenderung menggunakan tuturan yang tidak memaksa, mempertimbangkan perasaan lawan tutur, dan menjaga kenyamanan komunikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dalam organisasi mahasiswa berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang harmonis, efektif, dan saling menghargai.
Copyrights © 2026