Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal berbasis prinsip gotong royong, kebersamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, dalam proses pengembangannya, KDMP masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat menghambat efektivitas dan keberlanjutan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih serta merumuskan solusi strategis yang dapat diterapkan guna mendukung keberlanjutannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui metode studi kepustakaan (library research). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, dokumen kebijakan pemerintah, serta berbagai referensi yang relevan mengenai koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama yang dihadapi KDMP meliputi lemahnya tata kelola dan transparansi koperasi, tingginya ketergantungan terhadap dukungan pemerintah, serta rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan solusi strategis berupa penguatan tata kelola dan transparansi kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, penerapan digitalisasi pengelolaan dan layanan koperasi, serta penguatan kemandirian usaha melalui kemitraan strategis berbasis potensi lokal. Dengan penerapan strategi tersebut secara berkelanjutan, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu berkembang menjadi koperasi yang mandiri, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan ekonomi desa.
Copyrights © 2026