Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keterkaitan Pengetahuan KB dan Pendapatan Orang Tua terhadap Jumlah Anak dalam Keluarga: Studi di Wilayah Kota dan Desa Annisa Handayani; Fidia Wati; Salma Diani; Tia Handani; Nasrullah Hidayat; Munzir Phonna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan pengetahuan Keluarga Berencana (KB) dan pendapatan orang tua terhadap jumlah anak dalam keluarga pada wilayah kota dan desa. Penelitian dilakukan di Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan dan Desa Tembung, Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 20 keluarga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga dengan pendapatan rendah cenderung memiliki jumlah anak lebih banyak dibandingkan keluarga dengan pendapatan yang lebih tinggi. Selain itu, seluruh responden mengetahui program KB, namun tidak semua menggunakan alat kontrasepsi secara aktif. Rendahnya penggunaan KB dipengaruhi oleh efek samping, kurangnya penyuluhan, serta faktor budaya dan keyakinan pribadi. Penelitian ini juga menemukan adanya perbedaan pola antara masyarakat kota dan desa. Masyarakat kota cenderung lebih mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kualitas hidup anak dalam menentukan jumlah anak, sedangkan masyarakat desa masih dipengaruhi pola pikir tradisional dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jumlah anak dalam keluarga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, pengetahuan KB, pendidikan, serta lingkungan sosial masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi program KB dan edukasi mengenai perencanaan keluarga untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Analisis Permasalahan dan Solusi Strategis Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Annisa Handayani; Fidia Wati; Salma Diani; Tia Handani; Nasrullah Hidayat; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal berbasis prinsip gotong royong, kebersamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, dalam proses pengembangannya, KDMP masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat menghambat efektivitas dan keberlanjutan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih serta merumuskan solusi strategis yang dapat diterapkan guna mendukung keberlanjutannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui metode studi kepustakaan (library research). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, dokumen kebijakan pemerintah, serta berbagai referensi yang relevan mengenai koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama yang dihadapi KDMP meliputi lemahnya tata kelola dan transparansi koperasi, tingginya ketergantungan terhadap dukungan pemerintah, serta rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan solusi strategis berupa penguatan tata kelola dan transparansi kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, penerapan digitalisasi pengelolaan dan layanan koperasi, serta penguatan kemandirian usaha melalui kemitraan strategis berbasis potensi lokal. Dengan penerapan strategi tersebut secara berkelanjutan, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu berkembang menjadi koperasi yang mandiri, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan ekonomi desa.