Permasalahan sampah plastik di lingkungan sekolah dasar bukan sekadar isu kebersihan, melainkan cerminan belum tertanamnya budaya peduli lingkungan pada peserta didik sejak dini. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk melaksanakan program pemberdayaan lingkungan berbasis sekolah melalui dua intervensi nyata: (1) pembuatan dua unit tong sampah edukatif dari botol plastik bekas yang dibedakan berdasarkan kategori organik (warna hijau) dan anorganik (warna kuning), serta (2) pembuatan dan pemasangan plang edukasi penguraian sampah berisi informasi lama waktu penguraian berbagai jenis sampah. Kegiatan dilaksanakan di SDN 31 Ujung Labuang, Nagari Tiku Limo Jorong, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif-partisipatif dengan teknik observasi langsung dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 80 botol plastik berhasil dimanfaatkan menjadi dua unit tong sampah terpilah yang fungsional dan estetis, serta satu plang edukasi beratap dengan delapan panel informasi terpasang di halaman sekolah. Seluruh indikator keberhasilan yang ditetapkan tercapai, dengan respons positif dari Kepala Sekolah Ibu Teti Parida, S.Pd. Program ini berkontribusi pada implementasi prinsip reuse dalam pengelolaan sampah, pembangunan karakter peduli lingkungan siswa melalui media visual konkret, serta peningkatan estetika dan fungsi edukatif lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026