Nahwu memainkan peran penting dalam memahami struktur bahasa Arab, khususnya dalam mengidentifikasi hubungan antar kata dan menentukan makna kalimat secara akurat. Namun, mahasiswa seringkali mengalami kesulitan dalam memahami topik mubtada' dan khabar karena kompleksitas aturan tata bahasa dan keterbatasan pengalaman mereka dalam menggunakan bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pemahaman mahasiswa tentang mubtada' dan khabar, mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dalam mempelajari nahwu, dan mendeskripsikan strategi pembelajaran yang diterapkan dalam mata kuliah Nahwu Awwal di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan mahasiswa semester dua dan dosen mata kuliah Nahwu Awwal sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa tentang mubtada' dan khabar masih relatif rendah, khususnya dalam menyusun jumlah ismiyyah (kalimat nominal) dan melakukan analisis i'rab. Tantangan utama yang diidentifikasi adalah perbedaan latar belakang pendidikan siswa dan kurangnya muraja'ah (peninjauan mandiri dan pengulangan materi pembelajaran). Strategi pembelajaran yang efektif meliputi penyederhanaan aturan tata bahasa, penyajian materi secara visual, mendorong siswa untuk menjelaskan aturan dengan kata-kata mereka sendiri, memberikan motivasi berkelanjutan, dan melakukan latihan intensif dan berulang. Oleh karena itu, penerapan strategi pembelajaran yang beragam dan praktis terbukti meningkatkan pemahaman siswa tentang nahwu dan mendukung kemampuan mereka untuk menerapkan aturan tata bahasa Arab secara lebih efektif.
Copyrights © 2026