Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

STRATEGI DAKWAH KEPADA KELUARGA: (Studi Pemikiran Tokoh Dakwah Ustadz Khalid Basalamah) Angger Bimantara; Luluk Fikri Zuhriyah
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 9 No 2 (2022): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v9i2.193

Abstract

This study aims to explain the da’wah strategy to the family in Ustaz Khalid Basalamah’s perspective. Especially da’wah strategy used by the husband to appeal to his wife and vice versa from the wife to the husband. This study is conducted as a qualitative research with a character study approach as to be able to understand a character point of view. This study reveals Ustaz Khalid Basalamah’s perpectives in da’wah strategy of a husband towards the wife is a sentimental strategy (al manhaj al a’thifi) and that of the wife towards the husband is a rational strategy (al manhaj al aqliy). Ustaz Khalid Basalamah stated three types of sentimental strategy (al manhaj al a’thifi) that a husband could use towards his wife which are: da’wah with an embrace, da’wah with love, and da’wah with firmness. He also stated two types of rational strategy (al manhaj al aqly) that a wife could use towards the husband, they are: da’wah with questions and da’wah by telling stories.
Metode Dakwah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur Fathiyah Khasanah Arrahmah; Angger Bimantara; Imam Alif Hidayat; Evi Merdika Listiani; Moh Ali Aziz; Sokhi Huda
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v21i1.6054

Abstract

This study aims to explain the Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah Da'wah Methods in accelerating COVID-19 vaccination in East JavaThis research is qualitative research using data collection tools through interviews, documentation and observations from related parties. This research is based on data that East Java is the region with the highest COVID-19 vaccine achievement in Indonesia and the involvement of Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah in this achievement. The results of this study indicate that Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah use the da'wah qudwah hasanah and da'wah bi al ḥāl methods in the process of accelerating the COVID-19 vaccination. The qudwah hasanah da'wah is carried out by publishing the figures of their respective organizations when carrying out COVID-19 vaccination activities as a form of qudwah or examples for their respective members. As for the da'wah bill with the implementation of COVID-19 vaccination in several places and educational institutions of Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah, besides that Muhammadiyah also formed a special agency called MCCC (Muhammadiyah COVID-19 Command Center). From these various activities, the two organizations contributed to the success of achieving the COVID-19 vaccination target in East Java.
Metode Dakwah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur Fathiyah Khasanah Arrahmah; Angger Bimantara; Imam Alif Hidayat; Evi Merdika Listiani; Moh Ali Aziz; Sokhi Huda
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v21i1.6054

Abstract

This study aims to explain the Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah Da'wah Methods in accelerating COVID-19 vaccination in East JavaThis research is qualitative research using data collection tools through interviews, documentation and observations from related parties. This research is based on data that East Java is the region with the highest COVID-19 vaccine achievement in Indonesia and the involvement of Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah in this achievement. The results of this study indicate that Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah use the da'wah qudwah hasanah and da'wah bi al ḥāl methods in the process of accelerating the COVID-19 vaccination. The qudwah hasanah da'wah is carried out by publishing the figures of their respective organizations when carrying out COVID-19 vaccination activities as a form of qudwah or examples for their respective members. As for the da'wah bill with the implementation of COVID-19 vaccination in several places and educational institutions of Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah, besides that Muhammadiyah also formed a special agency called MCCC (Muhammadiyah COVID-19 Command Center). From these various activities, the two organizations contributed to the success of achieving the COVID-19 vaccination target in East Java.
Faʿāliyah Istikhdām Uslūb al-Siyāq fī Taʿlīm al-Mufradāt li Tarqiyah Mahārah al-Kalām: Bath Tajribiyy fī al-Mustawā al-Awwal fī Jāmiʿah ʿAliy bin Abī Ṭalib al-Islāmiyyah bi Surabaya Angger Bimantara
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 11 No 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4181.587 KB) | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol11.Iss1.161

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas penggunaan Uslūb al-Siyāq (Metode Pembelajaran al-Siyāq) dalam pembelajaran kosakata bahasa arab untuk meningkatkan kemahiran berbicara mahasiswa semester 1 STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya. Penelitan ini adalah penelitian kuantitatif, peneliti memilih  kelas 1 dari semester 1 STAI Ali bin Abi Thalib tahun pelajaran 2020-2021 sebagai sampel  penelitian  dengan  metode  random  sampling, serta digunakan 2 instrumen untuk melakukan penelitian ini yaitu test untuk observasi hasil dari proses pre-test dan post-tes, adapun instrumen kedua adalah angket untuk memperkuat hipotesis efektifitas penggunaan Uslūb al-Siyāq (Metode Pembelajaran Siyaq) dalam pembelajaran kosakata bahasa arab untuk meningkatkan kemahiran berbicara mahasiswa semester 1 STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya. Dan hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan Uslūb al-Siyāq (Metode Pembelajaran al-Siyāq) dalam pembelajaran kosakata bahasa arab efektif untuk meningkatkan kemahiran berbicara mahasiswa semester 1 STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, hal ini ditunjukan dari hasil t-test yang mana t-hasil (to) lebih besar dari t-tabel (tt) baik ditaraf signifikansi 5% atau 1%, dan nilai tersebut adalah t-hasil (to)= 16,64 dan t-tabel (tt) ditaraf signifikansi 5% = 2,08 atau 1% = 2,83. Begitu pula hasil dari angket menunjukan bahwa 95,45 dari mahasiswa memilih jawaban (a) sepakat.
Perencanaan Dakwah Berbasis Keluarga di Yayasan Dakwah Annajiyah Surabaya Bimantara, Angger; Fahmi, Azif
Journal of Islamic Communication Studies Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicos.2023.1.1.27-44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dakwah berbasis objek dakwah keluarga di Yayasan Dakwah Annajiyah Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumen, dan untuk memperdalam analisis digunakan konsep manajemen strategis Wheelen dan Hunger. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Yayasan Dakwah Annajiyah Surabaya menjalankan dakwah berbasis keluarga dalam program Al Firqotun Najiyah Kids, dalam perencanaanya Yayasan Dakwah Annajiyah Surabaya menjelankan beberapa tahapan yaitu pertama, merumuskan tujuan dakwah; Kedua, merumuskan langkah-langkah untuk mencapai tujuan dakwah; Ketiga, merumuskan metode dakwah; Keempat, menentukan media dakwah; Kelima, menyusun program atau acara dakwah; Keenam, menyusun kebutuhan akomodasi dakwah. proses perencanaan juga mencakup konsep manajemen strategis Wheelen dan Hunger yang berdasar pada empat elemen yaitu : Pertama, Environmental scanning  atau pendalaman lingkungan; Kedua, Strategy formulation atau menyusun strategi; Ketiga, Strategy implementation atau penerapan strategi; Keempat, Evaluation and control atau evaluasi dan kontrol.
Pelatihan Pelafalan Makharijul Huruf dengan Menggunakan Metode Talqin di Masjid Baitul Mu'tashim, Kalurahan Piyaman, Kabupaten Gunungkidul Lesmana, Gita Devan; Hendantyo, Rizky Daffa; Habibullah, Nizar; Bimantara, Angger
Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/efada.Vol2.Iss1.912

Abstract

Pelatihan pelafalan makhrajul huruf dengan metode talqin di Masjid Baitul Mu’tashim, Desa Piyaman, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca Al-Qur'an dengan benar sesuai kaidah tajwid. Metode talqin dipilih karena efektif dalam melatih pelafalan huruf hijaiyyah melalui pengulangan dan koreksi langsung dari pengajar. Kegiatan ini melibatkan anak-anak sebagai peserta utama, mengingat masih banyak masyarakat yang belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik atau memahami kaidah tajwid secara benar. Pelatihan dilakukan secara rutin dari Senin hingga Kamis, dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca peserta, terutama dalam penguasaan makhraj huruf. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti kurangnya dukungan orang tua di rumah, perbedaan kemampuan belajar antar anak, dan keterbatasan waktu serta tenaga pengajar. Diharapkan pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an peserta, tetapi juga memotivasi mereka untuk terus memperdalam ilmu tajwid dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu mengajarkan kembali kepada masyarakat sekitar.
Pendekatan Dakwah Al-Taṣfiyah wa Al-Tarbiyah Perspektif Shaikh Muḥammad Nāsiruddīn al-Albānī Bimantara, Angger
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 15 No 1 (2025): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol15.Iss1.920

Abstract

This study aims to explain the daʿwah approach of al-tas}fiyah wa al-tarbiyah according to Shaikh Muh}ammad Nāṣiruddīn al-Albānī and to assess its relevance in the context of daʿwah. The research employs a descriptive qualitative method using a library research approach. Primary sources were drawn from Shaikh al-Albānī’s works and analyzed through content analysis involving data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that al-taṣfiyah functions as the purification of Islamic teachings from doctrinal deviations, bidʿah practices, and traditions not rooted in the Qur’an and Sunnah, while al-tarbiyah serves as the education of Muslim generations with sound knowledge to be consistently practiced. Both aspects complement each other: al-taṣfiyah establishes the epistemological foundation, while al-tarbiyah ensures the continuity of daʿwah praxis. The novelty of this research lies in affirming that Shaikh al-Albānī’s thought offers an integrative daʿwah framework, not limited to purification or education alone but emphasizing their synthesis. The implication is that daʿwah strategies can be strengthened through an approach that balances purification and generational nurturing, making them more relevant in addressing globalization and the crisis of religious authority.
Curriculum Integration’s Model in Arabic Language Education and Da’wah: A Case Study at STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya Mubarak Bamualim; Angger Bimantara; Iqbal Gogari
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 16 No 1 (2026): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol16.Iss1.995

Abstract

This research aims to describe the implementation and challenges of integrating the Arabic Language Education and Da’wah curricula at STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, with the expectation that graduates will possess both linguistic competence and the ability to perform missionary work in a scholarly and communicative manner. Employing a qualitative approach with a case study method, data were collected through in-depth interviews, academic observations, and a review of curriculum documents and Semester Learning Plans (RPS). The findings reveal that curriculum integration is applied thematically across linguistic and Islamic fields, where Arabic is taught not only as a linguistic discipline but also as a medium to strengthen students' syar’i values. However, challenges such as limited human resources, a lack of faculty training in integrative curriculum design, and a shortage of innovative learning media persist. This study contributes to the discourse on curriculum integration in Arabic language and da’wah, also offers a practical reference for designing curricula that integrate Arabic language and da’wah skills. Consequently, this study recommends strengthening faculty capacity through specialized training, developing teaching materials that blend language and da’wah aspects, and optimizing internal academic coordination to ensure the sustainable application of this integrative curriculum. This study reveals that the integration of the Arabic Language Education and Da’wah curriculum at STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya has been implemented through a thematic approach employing a connected curriculum model that facilitates inter-course linkage. The findings indicate that this model is effective in enhancing students’ linguistic and da’wah competencies, despite challenges related to the heavy credit load and the need for further development of lecturers’ professional capacities.
Kajian Keagamaan sebagai Media Penguatan Karakter Religius Masyarakat Padukuhan Klepu, Kalurahan Planjan, Kabupaten Gunungkidul Wildan Maulana Prayoga; Iqbal Ramadhan; Ridho Sahrul; Angger Bimantara; Farid Farid
Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/efada.Vol3.Iss1.974

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan masyarakat melalui kajian keagamaan berbasis masjid dalam kerangka Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Padukuhan Klepu, Kalurahan Planjan, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kesadaran keagamaan masyarakat serta masih terbatasnya pelaksanaan kajian keislaman yang berlangsung secara rutin dan berkelanjutan. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya fungsi masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan, pendidikan moral, dan penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan. Sasaran kegiatan meliputi ibu-ibu PKK, remaja masjid, bapak-bapak, serta jamaah umum di lingkungan setempat. Program dilaksanakan dalam bentuk kajian rutin dengan metode ceramah interaktif, diskusi partisipatif, serta pendampingan berkelanjutan yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat. Materi kajian disusun secara kontekstual dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kondisi sosial keagamaan warga. Pelaksanaan kegiatan memanfaatkan masjid sebagai pusat aktivitas pembinaan guna meningkatkan partisipasi dan kebersamaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan keterlibatan warga dalam mengikuti kajian, bertambahnya pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya penguatan kehidupan religius dalam aktivitas sehari-hari. Program ini juga memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan dan pembinaan karakter religius masyarakat secara berkelanjutan.
MEDIAMORFOSIS DAKWAH TELEVISI DALAM EKOSISTEM MEDIA DIGITAL: ADAPTASI MEDIA DAN REKONSTRUKSI OTORITAS KEAGAMAAN PADA AL-IMAN TV Hapsako, Catur Baro; Bimantara, Angger; Maryono
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 5 No 2 (2026): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v5i2.12232

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi keagamaan dan mendorong institusi media dakwah untuk beradaptasi dengan perubahan perilaku audiens yang semakin bergantung pada platform digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi dakwah televisi dalam ekosistem media digital melalui perspektif mediamorfosis dengan studi kasus pada Al-Iman TV Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, observasi digital, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola Al-Iman TV pada level manajerial, produksi, dan media digital. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan mengaitkan temuan empiris pada teori mediamorfosis, konvergensi media, dan logika media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi dakwah di Al-Iman TV berlangsung melalui proses mediamorfosis yang ditandai oleh proses koeksistensi dan integrasi media lama dengan media baru dalam satu ekosistem dakwah yang saling terhubung. Adaptasi dilakukan melalui strategi multiplatform, repurposing content, segmentasi audiens, serta pemanfaatan data analitik untuk mendukung distribusi dan optimalisasi konten dakwah. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya mendorong perubahan pola komunikasi menjadi lebih partisipatif, tetapi juga memungkinkan rekonstruksi otoritas keagamaan melalui mekanisme kurasi kelembagaan, seleksi narasumber, dan pengelolaan komunitas digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan televisi dakwah di era digital ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan media lama dan media baru, sekaligus mempertahankan legitimasi dan otoritas keagamaan dalam lingkungan media digital yang terus berkembang. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji perspektif audiens dan membandingkan strategi transformasi pada berbagai institusi media dakwah. The development of digital technology has transformed patterns of religious communication and encouraged Islamic da'wah media institutions to adapt to changing audience behaviors that increasingly depend on digital platforms. This study aims to analyze the transformation of television-based da'wah within the digital media ecosystem through the perspective of mediamorphosis, using Al-Iman TV Surabaya as a case study. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, digital observations, and documentation involving Al-Iman TV personnel at the managerial, production, and digital media levels. Data were analyzed using thematic analysis by relating empirical findings to the theories of mediamorphosis, media convergence, and digital media logic. The findings reveal that the transformation of da'wah at Al-Iman TV has occurred through a mediamorphosis process characterized by the coexistence and integration of old and new media within an interconnected da'wah ecosystem. Adaptation has been carried out through multiplatform strategies, content repurposing, audience segmentation, and the use of data analytics to support the distribution and optimization of da'wah content. The study also finds that digitalization not only promotes a more participatory communication pattern but also enables the reconstruction of religious authority through institutional curation mechanisms, speaker selection, and the management of digital communities. This study concludes that the sustainability of da'wah television in the digital era is determined by its ability to integrate old and new media while maintaining religious legitimacy and authority within an evolving digital media environment. Future studies are recommended to explore audience perspectives and compare transformation strategies across different Islamic media institutions.