Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan 1) pola komunikasi Pembina dalam pembentukan akhlak santri di pondok pesantren halimatussa‟diyah palopo 2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan akhlak santri di pondok pesantren halimatussa‟diyah palopo. Metode penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field reaearch) dengan pendekatan kualitatif yang berasal dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang di butuhkan. Seluruh data yang terkumpul dianalisis berupa reduksi data, penyajian data serta ferifikasi atau penarikan kesimpulan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pola komunikasi yang diterapkan pembina dalam pembentukan akhlak santri di pondok pesantren halimatussa‟diyah palopo yaitu keteladan menjadi contoh yang baik untuk para santri (Uswatun Hasanah), menjadi orang tua kedua mereka pada saat di lingkup pesantren, dialog dan diskusi, pendekatan persuasif, motivasi dan hukuman, memberikan nasehat (mauidzah), menjadi pendengar yang baik. 2) Beberapa faktor pendukung dalam pembentukan akhlak santri yaitu, faktor internal dan eksternal, lingkungan yang kondusif, dukungan orang tua. Adapun beberapa faktor penghambat dalam pembentukan akhlak santri yaitu, anak broken home, anak yang memang kurang motivasi dalam belajar, pengaruh media sosial yang negatif, lingkungan yang kurang kondusif, pengaruh teman yang kurang baik akhlaknya.
Copyrights © 2026