Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada efektivitas pengelolaan rantai pasok pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko rantai pasok pada Program MBG dari perspektif manajemen operasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional serta dokumen terkait manajemen rantai pasok dan manajemen risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama dalam Program MBG meliputi risiko pasokan, risiko kualitas dan keamanan pangan, risiko logistik dan distribusi, risiko operasional, serta risiko tata kelola. Risiko-risiko tersebut berpotensi mengganggu kontinuitas layanan dan efektivitas program. Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi berupa diversifikasi pemasok, penguatan sistem keamanan pangan, digitalisasi rantai pasok, peningkatan kapasitas logistik, dan penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok program.
Copyrights © 2026