Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Perubahan Struktur Keuangan Melalui Pendekatan Tren dan Proporsi Pada PT. Astra Agro Lestari Periode 2020-2024 Daffany Viroza; Putri Yasmin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan struktur keuangan pada PT Astra Agro Lestari Tbk selama periode 2021-2024 dengan menggunakan pendekatan analisis tren dan proporsi (common size). Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur keuangan perusahaan mengalami fluktuasi, terutama pada komponen aset dan liabilitas, di mana total aset menurun setelah mengalami peningkatan pada tahun 2022 dan aset lancar menurun hingga tahun 2023 sebelum meningkat kembali pada tahun 2024. Sementara itu, proporsi liabilitas terhadap total aset mengalami penurunan secara konsisten dan proporsi ekuitas meningkat, yang menunjukkan kecenderungan perusahaan lebih mengandalkan pendanaan internal. Secara keseluruhan, struktur keuangan perusahaan mengarah pada kondisi yang lebih konservatif dan stabil dengan tingkat leverage yang menurun serta dominasi ekuitas yang semakin kuat.
Supply Chain Risk pada Program Makan Bergizi Gratis: Perspektif Manajemen Operasi Daffany Viroza; Putri Yasmin; Muhammad Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada efektivitas pengelolaan rantai pasok pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko rantai pasok pada Program MBG dari perspektif manajemen operasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional serta dokumen terkait manajemen rantai pasok dan manajemen risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama dalam Program MBG meliputi risiko pasokan, risiko kualitas dan keamanan pangan, risiko logistik dan distribusi, risiko operasional, serta risiko tata kelola. Risiko-risiko tersebut berpotensi mengganggu kontinuitas layanan dan efektivitas program. Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi berupa diversifikasi pemasok, penguatan sistem keamanan pangan, digitalisasi rantai pasok, peningkatan kapasitas logistik, dan penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok program.
Persepsi Mahasiswa UNIMED Tentang Pembentukan Undang-Undang Kilat, Studi Kasus: (Undang-Undang Kontroversial Di Universitas Negara Medan) Nuh Yabest Sinaga; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Muhammad Arif Siagian; Daffany Viroza; Anggie Pricyla Sianturi; Gita Mori Sevira Br Tarigan
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i2.6168

Abstract

Fast-track legislation refers to a legislative process that proceeds rapidly, oftenwithout adequatepublic participation and is considered lacking in transparency.This study employs a descriptive qualitative method with data collection techniquesincluding observation, interviews, and documentation. The number of respondentsto be studied is approximately ten. The research focuses on one or more laws thatare considered controversial by the public, such as the Military Law (TNI Law), theJob Creation Law (Omnibus Law), and the Mineral and Coal Mining Law (MinerbaLaw). The aim of this study is to analyze the perceptions of Unimed students towardthe formation of fast-track legislation, particularly those that frequently sparkpublic controversy. This study aims to analyze the perceptions of Unimed studentsregarding the formation of fast-tracked legislation, particularly those that oftentrigger public controversy. The research is expected to provide an overview of theextent to which students understand, respond to, and critique the practice ofexpedited lawmaking, as well as highlight its impact on public trust in the legal drafting process in Indonesia. The findings indicate that the majority of UNIMEDstudents have a negative perception of fast-tracked legislation, as the process isconsidered rushed, lacks public participation, and does not follow a transparentdeliberative mechanism. The conclusion of this study is that the absence of publicinvolvement in the legislative process strengthens students' distrust in legislativeinstitutions, fosters a skeptical attitude, and even encourages their involvement incritical movements as a form of social control.