Stunting, gizi buruk, dan ketimpangan akses terhadap pangan bergizi masih menjadi persoalan yang dihadapi Indonesia dalam upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia. Pemerintah menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu strategi untuk mengatasi berbagai persoalan gizi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan mengkaji kepemimpinan Prabowo Subianto dalam proses perumusan kebijakan Program Makan Bergizi Gratis. Penelitian menggunakan teori kepemimpinan sebagai kerangka analisis untuk memahami peran pemimpin dalam menetapkan kebijakan dan mengarahkan implementasi program. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap buku, jurnal, artikel ilmiah, dan berbagai dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prabowo Subianto menerapkan gaya kepemimpinan yang tegas, visioner, dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Gaya kepemimpinan tersebut berkontribusi penting dalam proses perumusan kebijakan Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat, menekan angka stunting, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia.
Copyrights © 2026