Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap hingga 97% tenaga kerja nasional. Meskipun demikian, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan arus kas, seperti tidak adanya pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara rutin, tercampurnya keuangan pribadi dengan keuangan usaha, serta minimnya perencanaan penggunaan dana. Kondisi ini menghambat pengambilan keputusan bisnis yang tepat dan mengancam stabilitas serta keberlanjutan usaha. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM di Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang dalam mengelola arus kas usaha. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan (survei kebutuhan, penyusunan modul, dan instrumen evaluasi), pelaksanaan pelatihan berupa penyampaian materi konsep dasar arus kas, praktik pencatatan keuangan sederhana, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta simulasi perencanaan arus kas, dan tahap evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 52,6 (pre-test) menjadi 86,6 (post-test), atau meningkat sebesar 64,60%, dengan peningkatan tertinggi pada aspek pemisahan keuangan pribadi dan usaha (81%). Kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif terhadap literasi keuangan pelaku UMKM dan diharapkan dapat mendukung stabilitas serta keberlanjutan usaha mereka di masa mendatang.
Copyrights © 2026