Aisya Mauliadiana
Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Audit Operasional Terhadap Efektifitas Fungsi Akuntansi dan Pengendalian Internal Pada PT XX Zulfa Aryani Karimah; Dewi Novita Sari; Nuraini Nuraini; Aisya Mauliadiana; Nurmala Dewi; Mohamad Adrian Agus Pratama; Dirvi Surya Abbas
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digitalisasi saat ini, fungsi akuntansi dituntut untuk menyediakan informasi keuangan yang akurat dan tepat waktu guna mendukung pengambilan keputusan strategis. PT XX menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan fungsi akuntansinya yang masih memiliki ketergantungan pada proses semi-manual dan struktur organisasi yang belum sepenuhnya ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan ekonomisasi fungsi akuntansi serta sistem pengendalian internal pada PT XX, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kinerja operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui audit manajemen. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan analisis dokumen pembukuan serta laporan keuangan perusahaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa meskipun fungsi akuntansi secara umum telah berjalan dengan baik, terdapat kelemahan signifikan berupa praktik rangkap jabatan, ketiadaan Manual Akuntansi tertulis, belum tersedianya Buku Serba-serbi untuk transaksi non-rutin, dan sistem pencatatan yang belum terintegrasi (semi-manual). Hal ini berisiko menyebabkan inkonsistensi pelaporan dan keterlambatan penyajian informasi keuangan. Sistem akuntansi PT XX sudah cukup andal namun memerlukan penguatan pada aspek administrasi formal dan digitalisasi sistem untuk mencapai efisiensi maksimal. Perusahaan direkomendasikan untuk segera menyusun Manual Akuntansi resmi, mengimplementasikan software akuntansi terintegrasi (ERP sederhana), melakukan rekonsiliasi bank secara periodik, serta memberikan pelatihan berkelanjutan bagi staf akuntansi untuk menghadapi transisi sistem digital
Penguatan Manajemen Arus Kas untuk Meningkatkan Stabilitas dan Keberlanjutan UMKM di Neroktog Kota Tangerang Ismail Ismail; Isnaeni Rizkita Putri; Aisya Mauliadiana; Nanda Syifa Kamilah; Nurmala Dewi; Fenny Setyawati; Triana Zuhrotun Aulia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap hingga 97% tenaga kerja nasional. Meskipun demikian, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan arus kas, seperti tidak adanya pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara rutin, tercampurnya keuangan pribadi dengan keuangan usaha, serta minimnya perencanaan penggunaan dana. Kondisi ini menghambat pengambilan keputusan bisnis yang tepat dan mengancam stabilitas serta keberlanjutan usaha. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM di Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang dalam mengelola arus kas usaha. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan (survei kebutuhan, penyusunan modul, dan instrumen evaluasi), pelaksanaan pelatihan berupa penyampaian materi konsep dasar arus kas, praktik pencatatan keuangan sederhana, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta simulasi perencanaan arus kas, dan tahap evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 52,6 (pre-test) menjadi 86,6 (post-test), atau meningkat sebesar 64,60%, dengan peningkatan tertinggi pada aspek pemisahan keuangan pribadi dan usaha (81%). Kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif terhadap literasi keuangan pelaku UMKM dan diharapkan dapat mendukung stabilitas serta keberlanjutan usaha mereka di masa mendatang.