Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas serial televisi dalam memengaruhi gaya hidup dan tren di kalangan remaja di Kota Banda Aceh. Sebagai wilayah yang menerapkan syariat Islam, dinamika adopsi budaya populer barat maupun Asia (seperti drama Korea) melalui media audio-visual menjadi fenomena yang menarik untuk dikaji. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei terhadap 100 responden remaja berusia 15–19 tahun di Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana untuk mengukur tingkat efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi serial TV memiliki tingkat efektivitas yang signifikan dalam membentuk tren busana, gaya bahasa, dan pola konsumsi remaja urban Banda Aceh. Meskipun demikian, terdapat proses penyaringan budaya (cultural filtering) di mana remaja cenderung memodifikasi tren tersebut agar tetap selaras dengan norma lokal dan nilai keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa serial TV bertindak sebagai agen sosialisasi sekunder yang kuat, namun dampaknya tetap dinegosiasikan dengan identitas kultural masyarakat Aceh.
Copyrights © 2026