Ketahanan pangan di wilayah pedesaan merupakan salah satu tantangan utama di Indonesia, terutama dengan adanya perubahan iklim dan keterbatasan akses masyarakat terhadap teknologi pertanian yang tepat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga melalui penerapan home gardening di Desa Kedung Rejoso, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Home gardening dipilih sebagai solusi karena mampu memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam secara mandiri, yang dapat meningkatkan ketersediaan pangan serta memberikan dampak ekonomi bagi keluarga. Metode pelaksanaan program ini meliputi beberapa tahapan, yakni identifikasi lokasi dan peserta, sosialisasi program, pelatihan teknis bercocok tanam, penyediaan bibit dan sarana produksi, serta pendampingan intensif selama proses penanaman. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak program terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan rumah tangga. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa 95% peserta berhasil memulai home garden mereka dan mengalami peningkatan ketersediaan pangan rumah tangga. Beberapa peserta juga berhasil memasarkan hasil panen untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Selain itu, program ini mendorong terjalinnya solidaritas sosial di antara warga melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman. Program home gardening ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Kedung Rejoso. Keberhasilan program ini berpotensi untuk direplikasi di wilayah pedesaan lainnya guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Copyrights © 2024