Inceptisol memiliki karakteristik khusus, yaitu rendahnya bahan organik. Masalah kimia lain yang dimiliki oleh Inceptisol meliputi pH yang asam, kadar liat yang tinggi, dan lapisan permukaan yang mudah tercuci. Kompos dari kotoran kambing dapat memperbaiki sifat kimia tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos kotoran kambing pada berbagai dosis terhadap kandungan karbon dan fosfor tanah Inceptisol dari perkebunan kopi di desa Bangelan, Malang, Jawa Timur. Perlakuan yang diuji adalah K1D1 (kedalaman 0-30cm, tanpa kompos), K1D2 (kedalaman 0-30cm, dengan dosis kompos 0,5 g.500g-1 tanah), K1D3 (kedalaman 0-30, dengan dosis kompos 1 g. 500g-1 tanah), K2D1 (kedalaman 30-60cm, tanpa kompos), K2D2 (kedalaman 30-60cm, dengan dosis kompos 0,5 g.500g-1 tanah), K2D3 (kedalaman 30-60cm, dengan dosis kompos 1 g. 500g-1 tanah). Keenam perlakuan tersebut disusun dalam rancangan faktorial acak lengkap dengan lima kali ulangan. Pemberian kompos kotoran kambing pada contoh tanah yang diambil dari kedalaman tertentu dapat meningkatkan pH tanah, kandungan C-organik, P-tersedia dan P total dalam tanah. Masing-masing dosis anjuran pada kedalaman tanah 0-30 cm, dan 30-60 cm adalah 1 g. 500 g-1 tanah atau setara dengan 5,64 Mg.ha-1, dan 5,36 Mg.ha-1.
Copyrights © 2021