AGROINOTEK
Vol. 5 No. 1 (2024)

Peningkatan Kapasitas Laboratorium Proteksi UPT Proteksi Tanaman Provinsi Jawa Timur

Taufiqurrahman, Achmad Fitriadi (Unknown)
Rahardjo, Bambang Tri (Unknown)
Choliq, Fery Abdul (Unknown)
Abidhin, M. Zainal (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Feb 2025

Abstract

Laboratorium proteksi UPT Proteksi tanaman provinsi Jawa Timur merupakan salah satu laboratorium yang mengembangkan agens hayati untuk mendukung sustainable agriculture di pertanian Jawa Timur. Salah satu kendala dalam penerapan sistem pertanian berkelanjutan adalah permasalahan hama dan penyakit serta masih banyak petani yang menerapkan pestisida kimia. Meskipun petani di Provinsi Jawa Timur sudah mengenal agens hayati tetapi belum ada kemandirian dalam memproduksi agens hayati. Agens hayati adalah mikroba bermanfaat baik jamur maupun bakteri yang dapat digunakan sebagai pengendalian hama dan penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas laboratorium melalui standarisasi proses produksi agens hayati. Metode yang digunakan meliputi survei awal kondisi laboratorium, workshop penguatan kapasitas, dan pendampingan kontrol kualitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petugas laboratorium terhadap standar operasional prosedur (SOP) produksi agens hayati yang baik dan benar. Tantangan utama yang dihadapi adalah ketersediaan isolat berkualitas dan standarisasi proses produksi. Kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pemahaman kapasitas laboratorium tentang standarisasi proses produksi dan penerapan prosedur operasional standar. Implementasi sistem kontrol kualitas juga membantu memastikan konsistensi mutu produk agens hayati. Kegiatan ini memberikan fondasi untuk pengembangan pertanian berkelanjutan di Jawa Timur melalui peningkatan kapasitas SDM laboratorium dan standardisasi produksi agens hayati sebagai alternatif pengendalian OPT yang ramah lingkungan.Laboratorium proteksi UPT Proteksi tanaman provinsi Jawa Timur merupakan salah satu laboratorium yang mengembangkan agens hayati untuk mendukung sustainable agriculture di pertanian Jawa Timur. Salah satu kendala dalam penerapan sistem pertanian berkelanjutan adalah permasalahan hama dan penyakit serta masih banyak petani yang menerapkan pestisida kimia. Meskipun petani di Provinsi Jawa Timur sudah mengenal agens hayati tetapi belum ada kemandirian dalam memproduksi agens hayati. Agens hayati adalah mikroba bermanfaat baik jamur maupun bakteri yang dapat digunakan sebagai pengendalian hama dan penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas laboratorium melalui standarisasi proses produksi agens hayati. Metode yang digunakan meliputi survei awal kondisi laboratorium, workshop penguatan kapasitas, dan pendampingan kontrol kualitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petugas laboratorium terhadap standar operasional prosedur (SOP) produksi agens hayati yang baik dan benar. Tantangan utama yang dihadapi adalah ketersediaan isolat berkualitas dan standarisasi proses produksi. Kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pemahaman kapasitas laboratorium tentang standarisasi proses produksi dan penerapan prosedur operasional standar. Implementasi sistem kontrol kualitas juga membantu memastikan konsistensi mutu produk agens hayati. Kegiatan ini memberikan fondasi untuk pengembangan pertanian berkelanjutan di Jawa Timur melalui peningkatan kapasitas SDM laboratorium dan standardisasi produksi agens hayati sebagai alternatif pengendalian OPT yang ramah lingkungan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

agroinotek

Publisher

Subject

Description

The scope of AGROINOTEK includes, but is not limited to, Agroecology, Agrotechnology, Agribusiness, Agricultural Economics, Agricultural Sociology, Agricultural Communication and Extension, Forestry, Appropriate Technology, as well as other relevant interdisciplinary fields. The journal welcomes ...