p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGROINOTEK
Abidhin, M. Zainal
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Laboratorium Proteksi UPT Proteksi Tanaman Provinsi Jawa Timur Taufiqurrahman, Achmad Fitriadi; Rahardjo, Bambang Tri; Choliq, Fery Abdul; Abidhin, M. Zainal
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2024.005.01.06

Abstract

Laboratorium proteksi UPT Proteksi tanaman provinsi Jawa Timur merupakan salah satu laboratorium yang mengembangkan agens hayati untuk mendukung sustainable agriculture di pertanian Jawa Timur. Salah satu kendala dalam penerapan sistem pertanian berkelanjutan adalah permasalahan hama dan penyakit serta masih banyak petani yang menerapkan pestisida kimia. Meskipun petani di Provinsi Jawa Timur sudah mengenal agens hayati tetapi belum ada kemandirian dalam memproduksi agens hayati. Agens hayati adalah mikroba bermanfaat baik jamur maupun bakteri yang dapat digunakan sebagai pengendalian hama dan penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas laboratorium melalui standarisasi proses produksi agens hayati. Metode yang digunakan meliputi survei awal kondisi laboratorium, workshop penguatan kapasitas, dan pendampingan kontrol kualitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petugas laboratorium terhadap standar operasional prosedur (SOP) produksi agens hayati yang baik dan benar. Tantangan utama yang dihadapi adalah ketersediaan isolat berkualitas dan standarisasi proses produksi. Kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pemahaman kapasitas laboratorium tentang standarisasi proses produksi dan penerapan prosedur operasional standar. Implementasi sistem kontrol kualitas juga membantu memastikan konsistensi mutu produk agens hayati. Kegiatan ini memberikan fondasi untuk pengembangan pertanian berkelanjutan di Jawa Timur melalui peningkatan kapasitas SDM laboratorium dan standardisasi produksi agens hayati sebagai alternatif pengendalian OPT yang ramah lingkungan.Laboratorium proteksi UPT Proteksi tanaman provinsi Jawa Timur merupakan salah satu laboratorium yang mengembangkan agens hayati untuk mendukung sustainable agriculture di pertanian Jawa Timur. Salah satu kendala dalam penerapan sistem pertanian berkelanjutan adalah permasalahan hama dan penyakit serta masih banyak petani yang menerapkan pestisida kimia. Meskipun petani di Provinsi Jawa Timur sudah mengenal agens hayati tetapi belum ada kemandirian dalam memproduksi agens hayati. Agens hayati adalah mikroba bermanfaat baik jamur maupun bakteri yang dapat digunakan sebagai pengendalian hama dan penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas laboratorium melalui standarisasi proses produksi agens hayati. Metode yang digunakan meliputi survei awal kondisi laboratorium, workshop penguatan kapasitas, dan pendampingan kontrol kualitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petugas laboratorium terhadap standar operasional prosedur (SOP) produksi agens hayati yang baik dan benar. Tantangan utama yang dihadapi adalah ketersediaan isolat berkualitas dan standarisasi proses produksi. Kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pemahaman kapasitas laboratorium tentang standarisasi proses produksi dan penerapan prosedur operasional standar. Implementasi sistem kontrol kualitas juga membantu memastikan konsistensi mutu produk agens hayati. Kegiatan ini memberikan fondasi untuk pengembangan pertanian berkelanjutan di Jawa Timur melalui peningkatan kapasitas SDM laboratorium dan standardisasi produksi agens hayati sebagai alternatif pengendalian OPT yang ramah lingkungan.
Pemberdayaan Petani Cabai Rawit melalui Diseminasi Teknologi Agens Hayati di Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban Widjayanti, Tita; Taufiqurrahman, Achmad Fitriadi; Abidhin, M. Zainal
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2025.006.01.06

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens) merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis yang rentan terhadap serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Di Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, permasalahan utama budidaya cabai rawit mencakup serangan hama dan penyakit serta tingginya ketergantungan petani terhadap pestisida kimia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengendalian OPT secara ramah lingkungan melalui diseminasi teknologi agens hayati. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, praktik perbanyakan mikroba, dan pendampingan aplikasi di lapangan. Mikroba yang digunakan antara lain Trichoderma sp., Beauveria bassiana, Pseudomonas fluorescens, Azospirillum sp., dan Azotobacter sp. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam produksi serta penggunaan agens hayati sebagai alternatif pengendalian penyakit tanaman. Petani mampu membuat media perbanyakan secara aseptis dan berhasil menginokulasi mikroba dengan tingkat kontaminasi rendah. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan terbentuknya laboratorium mini sebagai sarana produksi dan pembelajaran berkelanjutan di tingkat kelompok tani. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pengelolaan agroekosistem berbasis ecological engineering, yang menekankan penggunaan input lokal, pengurangan bahan kimia sintetis, dan penguatan kelembagaan petani. Kegiatan ini menunjukkan bahwa diseminasi teknologi agens hayati berbasis partisipatif efektif dalam mendukung praktik budidaya cabai rawit yang lebih berkelanjutan, serta berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa.