Hanasui adalah produk lokal berupa kosmetik dan skincare, produk skincare yang dapat digunakan untuk perempuan maupun laki laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons konsumen terhadap produk skincare Hanasui melalui akun tiktok Hanasui official, dengan fokus pada perspektif pengguna dan pembeli. TikTok sebagai salah satu platform media sosial yang populer, telah menjadi sarana efektif dalam promosi produk kecantikan dan perawatan kulit. Penelitian ini menggunakan Teori Persepsi Konsumen (Consumer Perception Theory) Kottler dan Keller yang berfokus pada bagaimana pengguna menerima dan menafsirkan informasi yang diterima melalui berbagai saluran komunikasi, dan bagaimana hal ini membentuk sikap serta keputusan pembelian mereka. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui observasi terhadap konten-konten yang berhubungan dengan produk Hanasui di TikTok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa respons konsumen cenderung positif, dengan banyaknya testimoni yang menekankan efektivitas dan harga yang terjangkau. Namun, beberapa konsumen juga memberikan tanggapan kritis terkait dengan ekspektasi dan pengalaman pribadi mereka terhadap hasil penggunaan produk. Komunikasi pemasaran produk skincare Hanasui melalui TikTok terbukti efektif dalam membangun kesadaran merek dan memengaruhi keputusan pembelian. Penggunaan influencer yang tepat dan testimoni pengguna dapat memperkuat pesan merek dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Untuk merek-merek lainnya yang ingin memanfaatkan TikTok sebagai saluran pemasaran, disarankan untuk lebih fokus pada konten yang autentik dan interaktif serta memperhatikan pengaruh yang diberikan oleh para influencer.
Copyrights © 2025