cover
Contact Name
Journal of Communication
Contact Email
jurnalcoms@gmail.com
Phone
+6281266060179
Journal Mail Official
jurnalcoms@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kolonel Abunjani. Sipin. Kota Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Journal of Communication
ISSN : -     EISSN : 31092217     DOI : https://doi.org/10.67155/joc
Core Subject :
Journal of Communication (JoC) is a peer-reviewed academic journal published by the Communication Studies Program, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Nurdin Hamzah (UNH), Jambi, Indonesia. The journal aims to provide a scholarly platform for academics, researchers, and communication practitioners to disseminate research findings, theoretical discussions, and critical analyses in the field of communication. Journal of Communication (JoC) promotes interdisciplinary perspectives and welcomes contributions that explore communication phenomena in various social, cultural, political, and technological contexts. The journal particularly encourages studies that contribute to the development of communication science and media studies in both national and global contexts. The scope of the journal includes, but is not limited to, the following areas: Communication Theory and Communication Studies Public Relations and Strategic Communication Journalism and News Production New Media and Digital Communication Media Literacy and Audience Studies Political Communication and Civic Engagement Crisis Communication and Reputation Management Communication and Emerging Technologies (AI, Big Data, Digital Platforms) Visual Communication and Multimedia Studies Film and Audio-Visual Communication Media Ethics, Policy, and Regulation Journal of Communication (JoC) publishes original research articles, conceptual papers, and literature reviews that contribute to the advancement of communication scholarship. Publication Frequency Journal of Communication (JoC) is published twice a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Analisis Semiotik Ferdinand de Saussure Terhadap Representasi Budaya Dalam Konten TikTok @pesonaindonesia Muhammad Fadli; Samia Elviria
Journal of Communication Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya Indonesia direpresentasikan melalui akun TikTok resmi @pesonaindonesia dengan menggunakan pendekatan semiotik Ferdinand de Saussure. Dalam konteks era digital yang serba visual dan algoritmik, media sosial menjadi ruang penting bagi konstruksi identitas budaya. Melalui analisis terhadap dua konten utama, konten Tarian Saman dan konten respons admin terhadap komentar netizen, penelitian ini memetakan elemen-elemen tanda (signifier) dan makna (signified) yang dikonstruksi secara strategis melalui visual, bahasa, audio, dan format penyajian. Temuan menunjukkan bahwa representasi budaya tidak bersifat netral, melainkan dipengaruhi oleh strategi kreatif dan logika algoritma TikTok yang mengutamakan interaktivitas, emosi, dan kecepatan konsumsi. Selain itu, keterlibatan audiens melalui komentar dan reaksi menjadi bagian penting dalam proses makna budaya yang terus dinegosiasikan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa media sosial bukan hanya sarana promosi, tetapi juga arena artikulasi budaya yang bersifat dinamis, partisipatif, dan berorientasi pada visibilitas algoritmik.
Komunikasi Antar Budaya Dalam Masyarakat Multikultural Di Desa Surorowo Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan Muhammad Hamdan Yuwafik; Nadyatul A’la; Angga Ramadhani
Journal of Communication Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dinamika komunikasi antar budaya dalam masyarakat multikultural di Desa Surorowo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Desa ini dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Tengger dan beragama Hindu, namun juga terdapat kelompok masyarakat suku Jawa dan Madura yang hidup berdampingan secara harmonis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar budaya di Desa Surorowo berjalan dengan baik berkat adanya sikap toleransi, saling menghargai, dan pemahaman terhadap perbedaan suku, agama, dan tradisi. Kegiatan kebudayaan dan keagamaan menjadi wadah utama dalam membangun hubungan yang harmonis antar kelompok etnis dan agama yang berbeda. Pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai keberagaman serta komunikasi yang terbuka mencegah terjadinya kesalahpahaman atau konflik. Masyarakat Surorowo menjadi contoh yang baik dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman, serta memperlihatkan semangat nasionalisme yang kuat di dalam kehidupan multikultural.
Strategi Komunikasi Pariwisata dalam Pengembangan Objek Wisata Puncak Ranah oleh Kelompok Sadar Wisata Desy Mairita; Al Pajri; Muhaimin
Journal of Communication Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, sektor pariwisata merupakan salah satu dari tiga penyumbang devisa terbesar selain minyak dan gas. Potensi ini menjadikan pariwisata sebagai sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Oleh karena itu, upaya pengembangan pariwisata menjadi sangat penting, karena tidak hanya berperan dalam memperkenalkan kekayaan budaya dan kearifan lokal kepada dunia, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah tujuan wisata. Pengembangan sektor ini, baik yang menyasar wisatawan nusantara maupun mancanegara, akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah, seperti berkembangnya usaha mikro kecil menengah (UMKM), terbukanya lapangan kerja, serta meningkatnya infrastruktur penunjang. Meningkatnya arus wisatawan yang datang ke Indonesia otomatis akan mendongkrak pendapatan negara, terutama di daerah-daerah yang memiliki daya tarik wisata yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pariwisata yang tepat dalam pengembangan wisata alam Puncak Ranah yang terletak di Desa Koto Ranah, Kabupaten Rokan Hulu. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada para pemangku kepentingan pariwisata seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta dokumentasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga strategi utama dalam komunikasi pariwisata di wilayah tersebut. Pertama, strategi komunikasi digital melalui media sosial dan platform daring. Kedua, strategi komunikasi dengan stakeholder, yang melibatkan kerja sama antar pemangku kepentingan. Ketiga, strategi komunikasi dari mulut ke mulut (word of mouth) yang masih sangat efektif di masyarakat lokal.
Analisis Komunikasi Nonverbal dalam Serial Animasi Anak-Anak Timmy Time Episode Timmy The Artist Mustika Syahdilla Putri; Maielayuskha
Journal of Communication Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi nonverbal merupakan bentuk komunikasi yang menggunakan elemen-elemen seperti gerakan tubuh, intonasi suara, dan ekspresi wajah untuk menyampaikan pesan tanpa menggunakan kata-kata. Salah satu contoh penerapan komunikasi nonverbal adalah pada serial animasi Timmy Time, sebuah serial tanpa dialog yang ditujukan untuk anak-anak. Dalam serial ini, penonton diharuskan memahami alur cerita melalui pengamatan terhadap gerakan tubuh, ekspresi wajah, dan suara para tokoh yang ditampilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi nonverbal yang terjadi dalam episode "Timmy the Artist", yang menceritakan Timmy dan teman-temannya saat mengikuti kelas melukis di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan teori komunikasi nonverbal untuk mengungkap jenis-jenis komunikasi nonverbal yang digunakan dalam serial tersebut. Data dikumpulkan melalui metode observasi terhadap episode yang dipilih serta dokumentasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal dalam serial Timmy Time didominasi oleh penggunaan kinesik, khususnya affect display berupa gestur dan mimik muka yang membantu menyampaikan emosi dan interaksi antar karakter. Selain itu, elemen suara seperti inflection juga sering digunakan untuk memperkuat makna dan pesan yang ingin disampaikan kepada penonton. Variasi intonasi suara ini berperan penting dalam menciptakan dinamika cerita yang mudah dipahami, terutama oleh anak-anak yang menjadi target audiens utama. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi nonverbal berperan signifikan dalam menyampaikan pesan di media tanpa dialog, seperti pada serial animasi Timmy Time.
Analisis Komunikasi Pemasaran Terhadap Produk Skincare Hanasui Melalui Tiktok Oktavia Putri Susilawati; Neng Ayu Saadah
Journal of Communication Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hanasui adalah produk lokal berupa kosmetik dan skincare, produk skincare yang dapat digunakan untuk perempuan maupun laki laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons konsumen terhadap produk skincare Hanasui melalui akun tiktok Hanasui official, dengan fokus pada perspektif pengguna dan pembeli. TikTok sebagai salah satu platform media sosial yang populer, telah menjadi sarana efektif dalam promosi produk kecantikan dan perawatan kulit. Penelitian ini menggunakan Teori Persepsi Konsumen (Consumer Perception Theory) Kottler dan Keller yang berfokus pada bagaimana pengguna menerima dan menafsirkan informasi yang diterima melalui berbagai saluran komunikasi, dan bagaimana hal ini membentuk sikap serta keputusan pembelian mereka. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui observasi terhadap konten-konten yang berhubungan dengan produk Hanasui di TikTok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa respons konsumen cenderung positif, dengan banyaknya testimoni yang menekankan efektivitas dan harga yang terjangkau. Namun, beberapa konsumen juga memberikan tanggapan kritis terkait dengan ekspektasi dan pengalaman pribadi mereka terhadap hasil penggunaan produk. Komunikasi pemasaran produk skincare Hanasui melalui TikTok terbukti efektif dalam membangun kesadaran merek dan memengaruhi keputusan pembelian. Penggunaan influencer yang tepat dan testimoni pengguna dapat memperkuat pesan merek dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Untuk merek-merek lainnya yang ingin memanfaatkan TikTok sebagai saluran pemasaran, disarankan untuk lebih fokus pada konten yang autentik dan interaktif serta memperhatikan pengaruh yang diberikan oleh para influencer.
Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dengan Remaja Dalam Mengatasi Kecanduan Game Online Di MTS Nurul Ihsan Peninjauan Saean Hufron; M Arju Ghupran
Journal of Communication Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to analyze how intrapersonal communication between parents and adolescents of MTS Nurul Ihsan who are addicted to online games. The Relational Dialectics theory from Leslie Baxter and Barbara Montgomery by paying attention to four aspects, namely, totality, contradiction, movement, and praxis. The results of the study are (totality) parents of adolescents addicted to online games are worried about the bad effects that occur to their children when excessive playing online games. Totality is the occurrence of one member in a relationship so that other members will be affected. The conflict between parents and teenagers addicted to online games is a difference of opinion or desire then this problem causes conflict (contradiction). The changes that occur are natural and must occur over time (movement). (praxis) teenagers decide to choose to reduce their time playing online games according to the rules made by their parents even though teenagers are personally reluctant to make these decisions because humans are decision makers even though they do not have full decision in free choice.
Analisis Pesan Edukasi Akun TikTok Dokter Detektif Tentang Kasus Overclaim Desy Rahmawaty; Pinkan Zehrazeti; Dewi Jayanti; Ali Imron
Journal of Communication Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the educational message conveyed by Detective Doctors regarding overclaim cases in skincare products. The overclaim phenomenon often occurs in the marketing of beauty products, where the claims conveyed exceed the actual benefits. Education from medical personnel, as done by Doctor Detective, is one of the efforts to increase public awareness of this issue. This research uses the content analysis method to examine educational messages delivered through digital platforms. Research results show that the message conveyed has three main elements: the disclosure of scientific facts, the dismantling of exaggerated claims, and the delivery of health-based education. This finding shows that a clear, fact-based, and educational communication approach is effective in increasing people's literacy about the safety of skincare products. This research is expected to be a reference for health practitioners and beauty industry actors to convey information honestly and responsibly.
Personal Branding Konten Bella Tobing sebagai Perempuan Mandiri Muhammad Abdul Ghofur; Nikodemus Umbu Neka Jarawoli; Latif Fianto
Journal of Communication Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah maraknya konten kreator perempuan dengan tema konvensional, Bella Tobing menonjol dengan personal branding-nya sebagai perempuan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis personal branding Bella Tobing dalam membangun citra sebagai perempuan mandiri melalui konten-kontennya di platform TikTok. Penelitian ini berlandaskan pada teori personal branding Peter Montoya. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh dari tiga konten video TikTok akun @bellazky16 yang dipilih secara purposive berdasarkan relevansinya dengan tema perempuan mandiri. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian konten "A Day in My Life" yang konsisten menjadi spesialisasinya, dalam video menampilkan kepribadian tegas dan blak-blakan. Keunikan kontennya terletak pada penyajian kehidupan sehari-hari yang simpel dan mudah dipahami. Visibilitas dan keteguhannya dalam membranding diri selama bertahun-tahun berhasil membangun nama baik dan kesatuan antara kehidupan pribadi dengan citra yang ditampilkan, sehingga diterima secara positif oleh audiens.
Komunikasi Pemasaran Markas Tebok dalam Menjangkau Persepsi Konsumen Komunitas Pencinta Burung di Platform Facebook Effendy Gunawan; Fahrizal
Journal of Communication Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pemasaran Markas Tebok dalam menjangkau persepsi konsumen komunitas pencinta burung di platform Facebook. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Markas Tebok menerapkan strategi STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dengan menyasar komunitas pencinta burung dan memposisikan diri sebagai pusat komunitas yang inovatif. Implementasi bauran pemasaran 4P difokuskan pada promosi melalui Facebook, khususnya fitur lelang live streaming yang terbukti paling efektif menciptakan engagement tinggi dan menjangkau konsumen lintas geografis. Strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan bersifat integratif, mencakup enam elemen: postingan Facebook, promosi penjualan, humas, penjualan personal, pemasaran langsung, dan kemudahan proses. Keberhasilan strategi ini berhasil membangun persepsi positif dan kepercayaan konsumen melalui konten informatif, interaksi responsif, dan pendekatan soft selling. Penelitian menyimpulkan bahwa pemanfaatan Facebook secara optimal dengan strategi terintegrasi mampu membentuk persepsi konsumen dan mengembangkan bisnis kebutuhan tersier di era digital.
Pola Komunikasi Antarbudaya Suku Bugis dan Suku Jawa di Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Ardiyansyah; Andi Aprizal; Hafizen
Journal of Communication Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Communication Studies Program Faculty of Social and Political Sciences Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi antarbudaya dalam masyarakat majemuk sering menimbulkan tantangan, terutama terkait perbedaan bahasa, etnis, dan kebiasaan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pola komunikasi antarbudaya antara masyarakat suku Jawa dan Bugis di Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap tokoh masyarakat serta warga dari kedua kelompok etnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang dominan digunakan adalah komunikasi dua arah secara tatap muka, yang memungkinkan pertukaran informasi timbal balik dan membangun pemahaman bersama. Baik masyarakat suku Jawa maupun Bugis menunjukkan sikap saling menghormati, terbuka, dan mau menerima budaya masing-masing. Nilai-nilai seperti toleransi, gotong royong, serta ikatan kekeluargaan menjadi pondasi penting dalam menjaga keharmonisan. Penelitian ini juga menemukan bahwa interaksi sehari-hari berlangsung tanpa konflik yang signifikan, sehingga mendukung terwujudnya integrasi sosial. Dengan demikian, komunikasi tatap muka yang berlandaskan keterbukaan dan toleransi terbukti efektif.

Page 1 of 3 | Total Record : 21