Krisis lingkungan global yang ditandai dengan perubahan iklim, polusi, deforestasi, dan degradasi ekosistem menuntut pendekatan pendidikan yang mampu membangun kesadaran ekologis pada generasi muda, termasuk mahasiswa. Dalam konteks pendidikan Islam, Al-Qur'an memuat berbagai ayat yang mengajarkan keseimbangan alam, melarang kerusakan lingkungan, serta menegaskan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Namun, pembelajaran tajwid selama ini cenderung berfokus pada aspek teknis pelafalan tanpa mengintegrasikan makna ekologis dari ayat-ayat yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi digitalisasi pembelajaran tajwid yang berbasis ayat-ayat lingkungan sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran ekologis mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai literatur terkait pendidikan digital, pembelajaran tajwid, pendidikan lingkungan, dan eko-teologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran tajwid dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa melalui penggunaan aplikasi interaktif, multimedia, gamifikasi, dan platform pembelajaran daring. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, pendekatan ini juga memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam ayat-ayat lingkungan. Digitalisasi pembelajaran tajwid memungkinkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan reflektif, sehingga berkontribusi pada pengembangan perilaku ramah lingkungan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran tajwid digital berbasis pembelajaran eko-Qur'ani sebagai inovasi dalam pendidikan Islam berkelanjutan di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026