Imbaya
Vol. 7 No. 1 (2025): IMBAYA

KETIDAKLANGSUNGAN EKSPRESI DALAM ANTOLOGI PUISI BERJUDUL AKU LELAKIMU SETIA MENUNGGUMU KARYA KANG MAMAN (KAJIAN SEMIOTIK RIFFATERRE)

Lisa Findi Perdani (Unknown)
Erna Wahyuni (Unknown)
Muhammad Ilham (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu karya Kang Maman menggunakan kajian semiotik Riffaterre. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data primer dan sekunder yang melibatkan analisis terhadap ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang mengandung ketidaklangsungan ekspresi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak dan catat. Teknik analisis data merupakan metode pemaknaan Riffaterre yang terdiri atas ketidaklangsungan ekspresi dengan metode analisis yang diterapkan yaitu menggunakan analisis interaktif yang meliputi penggumpulan data dan klarifikasi data. Berdasarkan analisis data, dari total 3 bagian, yaitu ketidaklangsungan ekspersi terdapat 29 data penggantian arti, terdapat 18 data pada penyimpangan arti, dan terdapat 31 data pada penciptaan arti. Hal ini menunjukkan bahwa dalam puisi Aku Lelakimu Setia Menunggumu banyak mengandung ketidaklangsungan ekspresi yang sengaja disusun oleh penulisnya, sehingga apabila puisi ini dibaca akan memberi kesan menarik untuk para pembacanya.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

imbaya

Publisher

Subject

Description

Jurnal Imbaya adalah jurnal ilmiah yang ditinjau oleh sejawat (peer-reviewed) dan menerbitkan artikel hasil penelitian, kajian pustaka, serta esai kritis dalam bidang Pendidikan Bahasa Indonesia, Sastra, dan Linguistik. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi ...