Penelitian ini mengkaji interferensi bahasa Inggris dan Jawa dalam novel Cerita Kapal Kertas karya Helobagas melalui pendekatan sosiolinguistik. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena penggunaan dua bahasa atau lebih dalam karya sastra yang mencerminkan perkembangan bahasa di Indonesia, khususnya di kalangan generasi milenial dan Gen Z. Teori yang digunakan adalah teori S.P.E.A.K.I.N.G dari Hymes untuk menganalisis interferensi bentuk kata dan makna leksikal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berbasis pustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk-bentuk interferensi serta makna leksikal dari kata-kata dalam bahasa Inggris dan Jawa yang terdapat dalam novel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya 119 data interferensi yang terbagi dalam empat kategori bentuk kata, dengan interferensi bahasa Inggris sebanyak 110 data dan bahasa Jawa sebanyak 9 data. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam kajian interferensi bahasa pada karya sastra Indonesia
Copyrights © 2024