Kasno Atmo Sukarto
Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Dan Sastra, Universitas Nasional

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KONTRASTIF SISTEM MORFEMIS NOMINA BAHASA JAWA-INDONESIA Sukarto, Kasno Atmo
Jurnal Pujangga Vol 1, No 4 (2010): SAWO MANILA
Publisher : Jurnal Pujangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.94 KB)

Abstract

The similarity between Javanese and Indonesian appears to both characteristics; these languages are agglutinative and there are many mono morpheme words. For that reason, we have to conduct a contrastive analysis. A contrastive analysis is really challenging and highly hesitancy. On the contrary, the most different thing in mono morpheme process is the grouping system of vocals which in Indonesian there is no such thing. Besides, there is a contrary in the process of increasing or decreasing sounds.
Satire and Sarcasm on the “YouTube Got Talent" Video: A Case Study on Skinnyindonesian24 Channel Sukarto, Kasno Atmo; Fauziah, Fachrizah
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 5 No. 2 (2022): June
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.809 KB) | DOI: 10.34050/elsjish.v5i2.21725

Abstract

The specialty of the satire language style can be seen through the use of figurative words in it. The more a person is able to use words, it is able to create a special impression when telling someone who is the target of the satire. This study aims to describe the forms and functions of satire and sarcasm in the video content SkinnyIndonesian24 "YouTube's Got Talent". The method used is a qualitative descriptive research method. The data was obtained by using the free-of-conversation (SBLC) listening technique using Gorys Keraf's theory. The results obtained in this study are 29 satirical satire language styles that satirize YouTubers, Netizens, and the YouTube algorithm, and 7 sarcasm styles that satirize YouTubers, Netizens and the jury. The function of the satire language style is 9, and the sarcasm style is 4. Based on the data that the writer finds, the satirical style of satire seems to be more dominant than the sarcasm style. However, it has many of the same functions that are as opinion delivery.
TINDAK TUTUR ASERTIF DALAM NOVEL CADL KARYA TRISKAIDEKAMAN Ridho Nanda Apriansah; Kasno Atmo Sukarto; Dicky Rachmat Pauji
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i2.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur asertif yang digunakan dalam novel Cadl karya Triskaidekaman. Metode penelitian deskriptif kualitatif dipilih dalam penelitian ini, yaitu mengambil data dari novel Cadl, dan memilih ujaran-ujaran yang sesuai dengan objek yang akan di analisis, kemudian menganalisis dengan bentuk penulisan deskripsi, dengan teori Searle. Data yang diperoleh berupa tuturan yang termasuk tindak tutur asertif yang terdapat pada percakapan antartokoh dalam novel Cadl karya Triskaidekaman. Cadl merupakan novel tanpa huruf E dengan tebal 282 halaman, ini merupakan buah hasil dari menjawab tantangan temannya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 163  penggunaan tindak tutur asertif novel Cadl karya Triskaidekaman, yaitu menyatakan, menyarankan, membual, mengeluh, dan mengklaim. Disimpulkan yaitu ditemukan 43 data tindak tutur asertif menyatakan, 31 data tindak tutur asertif menyarankan, 7 data tindak tutur asertif mengeluh, 14 data tindak tutur asertif membual, 7 data tindak tutur asertif mengklaim, dan 61 data tindak tutur asertif memberitahukan. Tuturan memberitahukan yang paling banyak ditemukan dalam novel Cadl karya Triskaidekaman.
Implikatur dalam Film Cek Toko Sebelah 2 Karya Ernest Prakasa pada Aplikasi Netflix Pertiwi, Melati Dian; Sukarto, Kasno Atmo; Rachmawati, Kurnia
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i1.2403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikatur nonkonvensional dalam percakapan film. Teori yang diterapkan menganalisis penelitian ini adalah teori implikatur Grice (1975). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi implikatur percakapan antartokoh yang muncul dalam dialog film tersebut. Proses pengumpulan data melibatkan beberapa langkah, yakni menonton, menyimak, mencatat, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menyimpulkan hasil temuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa maksim kuantitas ditemukan dalam tujuh kasus, yang mengindikasikan bahwa pentingnya keseriusan dan kejujuran dalam komunikasi interpersonal. Maksim kualitas muncul dalam enam kasus, yang mencerminkan pentingnya kejujuran dan kebenaran dalam komunikasi. Sementara itu, maksim relevansi juga ditemukan sebanyak enam kasus, yang menunjukkan bahwa pentingnya kesesuaian topik dalam komunikasi, sehingga informasi yang disampaikan tetap relevan dengan konteks pembicaraan. Terakhir, maksim cara ditemukan dalam tujuh kasus, menunjukkan bahwa karakter dalam film berusaha untuk menyampaikan pesan dengan cara yang efektif dan sopan, sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik. Film Cek Toko Sebelah 2 membuka peluang penelitian lebih lanjut.