Kegiatan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia diharapkan mampu untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik dalam berkomunikasi. Pembelajaran ini juga meningkatkan apresiasi karya sastra Indonesia. Bentuk variasi dan menumbuh kembangkan minat belajar peserta didik pada lingkungan sebagai sumber belajar dilakukan melaluai collaborative learning. Hai ini untuk mengurangi kejenuhan pembelajaran di dalam kelas. Belajar Kolaboratif Bahasa dan Sastra Indonesia tidak hanya bekerja sama antarpeserta didik dalam suatu kelompok biasa, tetapi merupakan kegiatan belajar kolaboratif dua orang atau lebih bekerja bersama, memecahkan masalah. Belajar kolaboratif memiliki dua unsur, yaitu 1) memiliki tujuan yang sama, dan 2) memiliki ketergantungan yang positif. Sumber belajar dapat dibedakan menjadi enam, yaitu 1) orang (people), 2) pesan (message), 3) alat (tool and equipment), 4) bahan (materials), 5) teknik (technique), dan 6) lingkungan (setting). Terdapat tiga langkah menggunakan lingkungan , yaitu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) tindak lanjut (follow up). Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar sangat bermanfaat bagi peserta didik karena memperkaya informasi, meningkatkan hubungan sosial, pengenalan lingkungan, serta menumbuhkan sikap dan meningkatkan apresiasi terhadap lingkungan sekitar.
Copyrights © 2018