ALFABETA
Vol. 2 No. 2 (2019): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya

Citra Tokoh Sutik dalam Novel Burung Burung Migran Karya Miranda Harlan dan Sutik AS (Kajian Perspektif Feminisme)

Yuliana Fitrianita Kurnia (Unknown)
Harun Ahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2025

Abstract

Novel burung-burung migran diciptakan oleh Miranda Harlan dan Sutik AS mengungkapkan kekuatan perempuan dengan cara dia berurusan dengan betapa sulitnya kehidupan bisa. Karakter sutik yang digambarkan dalam novel ini cocok untuk dilihat dari sudut pandang feministik. Oleh karena itu, studi ini diambil, Selain menjelaskan struktur novel, juga untuk menjelaskan, khususnya, gambaran karakter Sutik dalam novel burung-burung migran dilihat dari sudut pandang feminis. Objek yang dipelajari dari novel ini adalah tentang struktur novel itu sendiri, yang terbagi menjadi tiga elemen; latar belakang, karakterisasi, dan Plot cerita. Namun, karakterisasi Sutik dianalisis melalui tiga aspek yang berbeda, secara fisik, psikologis, dan sosial. Studi literatur burung-burung migran ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan modus ideologis feministik pendekatan kritikus literatur. Menggunakan sumber bentuk tertulis, diambil dari novel "burung-burung migran" oleh Miranda Harlan dan Sutik AS. Data dikumpulkan melalui sebuah studi literatur dan dianalisis melalui beberapa langkah, yang (a) pemilihan data, (b) identifikasi dan Klasifikasi data, (c) interpretasi data, yang akhirnya berakhir dengan gambar kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur novel, "burung-burung migran", yang dianggap dari latar belakang, memiliki sembilan pengaturan tempat, delapan pengaturan waktu, dan lima pengaturan sosial. Ini memiliki sepuluh karakter, yang menonjol dalam cerita, juga memiliki 55 karakter lain. Dianggap dari plotting, ia menggunakan kembali-dan-sebagainya aliran ide, yang memiliki empat klimaks dari berbagai tahap. Namun, citra karakter Sutik dibagi menjadi tiga aspek yang berbeda, mereka adalah salah satu aspek fisik, lima aspek psikologis, dan aspek sosialnya terbagi menjadi tiga aspek dalam keluarga dan tiga orang lainnya dalam masyarakat. Saran saya adalah bahwa studi lain perlu dilakukan terhadap novel ini, dari perspektif gynocritics feministis. Selain itu, dalam rangka mencapai hasil terbaik dalam melakukan studi literatur feminis, pilihan yang tepat dari sumber data adalah suatu keharusan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

alfabeta

Publisher

Subject

Description

Alfabeta publishes innovative research findings, original scholarly articles, critical-theoretical reflections, literary studies, written ideas, and conceptual articles from various branches of knowledge that focus on the study of language, literature, and education. Alfabeta welcomes and ...