Kohesi termasuk ke dalam salah satu syarat keutuhan wacana. Salah satu jenis kohesi yaitu kohesi grmatikal referensi sangat banyak ditemukan dalam berbagai macam artikel. Walaupun demikian, nyatanya masih banyak terjadi kesalahan dalam penggunaan penanda referensial karena kurangnya pengetahuan mengenai jenis dan bentuk penanda kohesi grmatikal referensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan bentuk kohesi gramatikal referensi dalam rubrik opini pada media daring Kompas.id dan mediaindonesia.com. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan analisis dalam bentuk unsur kata dengan sebenarnya tanpa ada yang dilebihkan maupun dikurangi. Teknik Pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan simak catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, ditemukan 715 data penanda referensial. Referensi berdasarkan tempat acuannya hadir dalam artikel yang dianalisis, baik referensi endofora maupun eksofora. Penjelasan tersebut secara tidak langsung juga menunjukkan bahwa pola pengacuan anafora dan katafora terdapat dalam teks. Referensi berdasarkan bentuk satuan lingual juga muncul dalam bentuk referensi persona, referensi demontratif, maupun referensi komparatif. Akan tetapi, pada referensi persona, hanya hadir dalam bentuk persona pertama dan persona ketiga. Hal ini disebabkan, teks artikel merupakan teks yang menyampaikan gagasan atau opini seseorang mengenai suatu peristiwa berdasarkan pada fakta sehingga acuan yang digunakan hanya mengacu pada dirinya sendiri (persona pertama) dan pada orang yang dibicarakan (persona ketiga). Adapun untuk referensi demonstratif dan referensi komparatif, setiap jenisnya muncul dalam teks artikel yang dianalisis. Kata kunci: Kohesi Gramatikal Referensi, Media daring, Wacana
Copyrights © 2025