ALFABETA
Vol. 9 No. 1 (2026): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya

Konstruksi Ideologi Pertahanan Media dalam Wacana Permohonan Maaf Trans7 sebagai Respons Terhadap Tekanan Boikot Publik

Wulandari, Hernita Eka (Unknown)
Sanjaya, Angga Trio (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi wacana permohonan maaf Trans7 setelah adanya kontroversi pada tayangan program Xpose Uncensored yang dianggap merendahkan martabat Pesantren Lirboyo. Tekanan publik melalui tagar #BoikotTrans7 mendorong media memberikan klarifikasi resmi. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi bahasa media dalam meredam perselisihan melalui dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial, menggunakan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan sumber dataya adalah surat resmi dan unggahan Instagram @officialtrans7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada trans7 menggunakan konstruksi eufemisme pada aspek teks dengan membingkai penghinaan sebagai keteledoran teknis untuk mengurangi tingkat kesalahan. Ditemukannya skema pertahanan diri di mana media menggeser kesalahan dari intitusi pusat ke pihak ke tiga. Dalam aspek kognisi sosial, narasi rendah hati digunakan untuk melindungi reputasi ekonomi dari aksi boikot. Secara aspek konteks sosial, permohonan maaf menjadi bentuk pengakuan media terhadap dominasi identitas keagamaan di Indonesia yang sangat kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa wacana permohonan maaf media hanyalah alat ideologis yang menmentingkan kelangsungan bisnis daripada nilai moral kontennya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

alfabeta

Publisher

Subject

Description

Alfabeta publishes innovative research findings, original scholarly articles, critical-theoretical reflections, literary studies, written ideas, and conceptual articles from various branches of knowledge that focus on the study of language, literature, and education. Alfabeta welcomes and ...