Penelitian ini bertujuan menganalisis pesantren sebagai ekosistem pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian santri di Pondok Pesantren Irsyadul Haq Manado. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi ter-hadap pengasuh, ustadz, serta santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pem-bentukan karakter berlangsung secara terintegrasi melalui struktur kegiatan harian, kultur religius, keteladanan kiai, serta kehidupan kolektif di asrama. Nilai kreativitas dikembangkan melalui kegiatan muhadharah dan diskusi kitab; toleransi tumbuh melalui interaksi multikultural dan musyawarah; disiplin terbentuk melalui pembi-asaan ibadah berjamaah dan jadwal terstruktur; sementara tanggung jawab di-perkuat melalui sistem tugas kolektif dan keterlibatan sosial. Faktor pendukung utama meliputi kepemimpinan moral pengasuh dan lingkungan religius yang kon-sisten, sedangkan hambatan muncul dari perbedaan latar belakang santri dan pengaruh budaya digital. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren berfungsi sebagai sistem sosial-spiritual yang efektif dalam membentuk karakter santri secara holistik dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026