cover
Contact Name
Muhammad Irfan
Contact Email
jurnalasshiraj@gmail.com
Phone
+6285642806661
Journal Mail Official
jurnalasshiraj@gmail.com
Editorial Address
Perum GIS No. 16 RT. 004 RW. 002 Desa Sampih Kec. Wonopringgo
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies
ISSN : 31238386     EISSN : 31238297     DOI : -
Core Subject :
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies is a reputable peer-reviewed academic journal that focuses on publishing high-quality research and scholarly studies in the field of Islamic studies, including original research articles, conceptual studies, and critical reviews that contribute to the development of Islamic discourse. The journal serves as an intellectual forum for academics, researchers, and practitioners to explore various aspects of Islam—whether theological, legal, social, cultural, educational, or historical—through rigorous academic and interdisciplinary approaches, while examining the role and relevance of Islam within historical contexts and the dynamics of contemporary society, supported by the implementation of high publication ethics standards and a strict peer-review process.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Implementasi Strategi Menghafal Surah Pendek Dalam Kegiatan Pembelajaran Harian Di RA Permata Sunnah A. Yuniar Rahmayunita
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi menghafal surah pendek dalam kegiatan pembelajaran harian di RA Permata Sunnah serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi menghafal surah pendek dilaksanakan melalui metode pembacaan langsung oleh guru yang diikuti oleh peserta didik secara berulang (muroja’ah). Pelaksanaan program didukung oleh manajemen sekolah yang baik, keterlibatan guru dan orang tua, serta penggunaan buku catatan tahfidz sebagai alat evaluasi. Faktor pendukung utama meliputi motivasi anak, suasana kelas yang kondusif, dan dukungan orang tua di rumah. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan perkembangan anak dan kurangnya keterlibatan sebagian orang tua dalam mendampingi muroja’ah di rumah. Secara keseluruhan, strategi menghafal surah pendek memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini.
Peran Pengelola Panti Asuhan Dalam Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Anak Asuh Melalui Kajian Kitab Risalatul Mahid Heru Kurniawan; Shofal Jamil; Bagas Luhur Prakoso
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedisiplinan merupakan salah satu aspek fundamental dalam pembentukan karakter anak, khususnya bagi anak asuh yang mengalami keterbatasan pengasuhan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengelola panti asuhan dalam meningkatkan kedisiplinan anak asuh melalui kajian keagamaan, khususnya Kitab Risalatul Mahid karya Imam Syafi’i di Panti Asuhan Dewi Masyithoh Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas tiga orang pengelola panti, sedangkan informan meliputi satu orang pengasuh dan dua orang anak asuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pengelola panti asuhan mencakup fungsi perlindungan, bimbingan, dan pembinaan yang dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan. Kajian kitab keagamaan berperan signifikan dalam menanamkan nilai kedisiplinan ibadah, belajar, dan kepatuhan terhadap aturan panti. Kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan karakter, latar belakang keluarga, dan kebiasaan anak asuh sebelum tinggal di panti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran pengelola panti sangat menentukan keberhasilan pembinaan disiplin anak asuh.
Relevansi Fikih Thaharah dalam Pendidikan Kebersihan dan Kesehatan Anak Perspektif Islam Muh Irfan
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan dan kesehatan merupakan aspek penting dalam pembentukan kualitas hidup anak sejak usia dini. Dalam Islam, konsep kebersihan tidak hanya dipahami sebagai praktik fisik semata, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang kuat, salah satunya melalui ajaran fikih thaharah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji relevansi fikih thaharah dalam pendidikan kebersihan dan kesehatan anak dari perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis sumber-sumber primer berupa Al-Qur’an, hadis, serta kitab-kitab fikih klasik dan kontemporer, serta literatur pendukung terkait pendidikan dan kesehatan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa fikih thaharah mengandung nilai-nilai edukatif yang sangat relevan untuk ditanamkan kepada anak, seperti pembiasaan hidup bersih, kesadaran menjaga kesehatan tubuh, serta tanggung jawab pribadi terhadap kebersihan diri dan lingkungan. Implementasi nilai-nilai thaharah dalam pendidikan anak dapat berkontribusi pada pembentukan karakter hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan. Dengan demikian, fikih thaharah memiliki relevansi yang signifikan sebagai landasan pendidikan kebersihan dan kesehatan anak dalam perspektif Islam.
Spiritual Parenting di Lembaga Islam dan Pengaruhnya Terhadap Regulasi Emosi Anak Nur Sidik
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep spiritual parenting di lembaga Islam serta menganalisis pengaruhnya terhadap regulasi emosi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, melalui analisis sumber-sumber primer berupa Al-Qur’an dan hadis, serta literatur ilmiah yang membahas spiritual parenting dan regulasi emosi anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritual parenting berperan penting dalam membantu anak mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara sehat. Nilai-nilai spiritual seperti kesabaran, keikhlasan, syukur, dan keteladanan menjadi landasan dalam membentuk kemampuan regulasi emosi anak. Implementasi spiritual parenting di lembaga Islam dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan emosi anak secara seimbang antara aspek psikologis dan spiritual. Dengan demikian, spiritual parenting memiliki kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter emosional anak dalam konteks pendidikan Islam
Peran Pendidikan Agama dalam Mengajarkan Karakter Empati melalui Praktik Ibadah di Sekolah Sutanti
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sosial-emosional anak usia dini, khususnya karakter empati. Empati merupakan kemampuan penting yang memungkinkan anak memahami perasaan orang lain, menunjukkan kepedulian, serta berperilaku prososial dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran pendidikan agama dalam mengajarkan karakter empati melalui praktik ibadah di sekolah dengan merujuk pada data hasil mini riset di POS PAUD Cempaka, Kota Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan dan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua, dan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ibadah seperti doa bersama, sholat berjamaah, sedekah, dan pembiasaan berbagi memiliki kontribusi signifikan dalam menumbuhkan empati anak. Anak menunjukkan perilaku peduli, suka menolong, mampu berbagi, dan peka terhadap kondisi teman setelah mengikuti kegiatan ibadah secara rutin. Keberhasilan pembentukan empati sangat dipengaruhi oleh keteladanan guru, konsistensi pembiasaan, serta dukungan orang tua di rumah. Dengan demikian, pendidikan agama melalui praktik ibadah di sekolah berperan penting dalam membentuk karakter empati anak usia dini secara berkelanjutan.
Implementasi dan Problematika Murabahah Bil Wakalah Pada BPRS Bhakti Haji Bululawang Virda Nur Laili; Zulfia Mirriyadil Jinan; Yusfi Syahrial Maulidiy; Hari Basuki
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini berfokus pada analisis penerapan pembiayaan murabahah bil wakalah serta tantangan yang dihadapi BPRS Bhakti Haji Bululawang dalam proses pembiayaan. Metode yang dipakai bersifat kualitatif dengan tipe studi kasus. Informasi dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian diolah memakai kerangka Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan murabahah bil wakalah terbukti dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat pelaksanaan pembiayaan, terutama bagi nasabah mikro. Meski demikian, sejumlah masalah masih muncul di lapangan, antara lain kurangnya pengawasan penggunaan dana, risiko moral hazard, ketidakseimbangan informasi, serta belum optimalnya penerapan prinsip kepemilikan barang dalam kontrak murabahah. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa agar murabahah bil wakalah dapat berjalan efektif, diperlukan penguatan mekanisme pengawasan, peningkatan kompetensi SDM, serta optimalisasi kepatuhan syariah untuk mengurangi risiko pembiayaan yang bermasalah pada institusi keuangan syariah.
Konsep Pemikiran Pendidikan Islam Muhammad Natsir dan Mahmud Yunus Aina Mardhiyah; Khonsa' Az Zahroh; Mulyanto Abdullah Khoir
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia selama masa penjajahan mengalami perbedaan yang kuat antara ilmu agama dan ilmu umum. Kondisi ini berdampak pada rendahnya rasa percaya diri serta keterbatasan pengetahuan pada lulusan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang profil Muhammad Natsir dan Mahmud Yunus, serta peran dan pemikiran keduanya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini lmenggunakan metode studi kepustakaan (library research) yang mengandalkan sumber dari buku dan artikel di jurnal ilmiah yang berkaitan dengan pokok permasalahan, pembacaan data dengan pemikiran para ahli, dengan pendekatan konstruktif dan interpretasi pada isi pokok. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mohammad Natsir dan Mahmud Yunus adalah dua tokoh besar pendidikan Islam yang hadir dengan membawa pemikiran-pemikiran yang berpengaruh terhadap pendidikan Islam. Pemikiran utama dari keduanya adalah integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum serta membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta mampu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.          
Reaktualisasi Fungsi Masjid sebagai Pusat Pendidikan Anak Berbasis Komunitas di Pedesaan Fajar Hendriko; Muslihin
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis reaktualisasi fungsi masjid sebagai pusat pendidikan anak berbasis komunitas di wilayah pedesaan, dengan studi kasus di Masjid lingkungan SD Telaga Sunnah, Desa Agung Dalam, Tulang Bawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengurus masjid, pengajar, dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masjid telah mengalami reaktualisasi fungsi dari sekadar ruang ibadah menjadi pusat pendidikan nonformal berbasis komunitas yang terintegrasi dengan sekolah dan keluarga. Program seperti tahsin dan tahfidz Al-Qur’an, praktik ibadah, muhadoroh anak, serta kegiatan tematik keagamaan berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter religius, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan tanggung jawab sosial anak. Sinergi antara pengurus masjid, guru sekolah, dan orang tua membentuk ekosistem pendidikan triadik yang memperkuat internalisasi nilai secara berkelanjutan. Meskipun menghadapi kendala pada aspek manajerial, metode pedagogis, dan distraksi digital, strategi adaptif berbasis komunitas mampu menjaga keberlanjutan program. Penelitian ini menegaskan bahwa reaktualisasi fungsi masjid di pedesaan memiliki potensi strategis dalam penguatan pendidikan karakter anak berbasis nilai dan partisipasi sosial.
Model Pembelajaran Tahfidz Berbasis Muroja’ah pada Lembaga Rumah Tahfidz Rafika; Nursidik
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran tahfidz berbasis muro-ja’ah di Rumah Tahfidz Liwa’ul Haq serta dampaknya terhadap kualitas hafalan santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pem-bina dan ustadzah, serta analisis dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muroja’ah diterapkan secara sistematis melalui tahapan per-siapan (isti’dad), penyetoran (tashih), dan pengulangan (muroja’ah) dalam bentuk mandiri, berpasangan, dan kelompok (halaqah). Prinsip tidak menambah hafalan sebelum hafalan lama kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas hafa-lan. Model ini terbukti meningkatkan kelancaran bacaan, mengurangi kesalahan tajwid dan pertukaran ayat, serta memperkuat retensi jangka panjang. Faktor pendukung meliputi motivasi santri, dukungan keluarga, dan lingkungan belajar yang kondusif, sementara hambatan meliputi kurangnya konsistensi dan mana-jemen waktu. Model pembelajaran tahfidz berbasis muroja’ah berkontribusi pada penguatan kualitas hafalan sekaligus pembentukan karakter disiplin dan istiqamah pada santri.
Rekonstruksi Materi Pengajaran Bahasa Arab Berdasarkan Pendekatan Komunikatif: Analisis Kualitatif Al-Arabiyyah Bayna Yadaik Jilid 1 Riftanda Aditia Firmansyah; Akhmad Zaenul Ibad
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku Al 'Arabiyyah Bayna Yadaik Volume 1 merupakan salah satu bahan ajar bahasa Arab yang paling banyak digunakan oleh pembelajar non-Arab. Popularitasnya menjadikannya penting untuk dikaji secara kritis, terutama dari perspektif pendekatan komunikatif yang menekankan kompetensi komunikatif sebagai tujuan utama pembelajaran bahasa. Studi ini bertujuan untuk merekonstruksi struktur dan substansi bahan ajar buku tersebut melalui analisis kualitatif berdasarkan analisis isi. Data primer adalah buku Al 'Arabiyyah Bayna Yadaik Volume 1, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur tentang teori pendekatan komunikatif, kompetensi komunikatif, dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ini secara struktural mengandung integrasi empat keterampilan bahasa (istima', kalam, qira'ah, kitabah) dan tiga komponen bahasa (ashwat, mufradat, tarakib). Secara konseptual, buku ini mendukung pengembangan kompetensi gramatikal, wacana, sosiolinguistik, dan strategis. Dialog kontekstual, latihan interaktif, dan tema kehidupan sehari-hari menunjukkan orientasi komunikatif yang kuat. Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu direkonstruksi, terutama dalam memperkuat keaslian konteks komunikasi, memperluas variasi interaksi sosial, dan mengintegrasikan strategi komunikasi yang eksplisit. Studi ini menyimpulkan bahwa buku Al-'Arabiyyah Bayna Yadaik Volume 1 secara umum selaras dengan prinsip-prinsip pendekatan komunikatif, tetapi membutuhkan pengayaan pedagogis untuk mengoptimalkan pencapaian kompetensi komunikatif pembelajar bahasa Arab pemula.

Page 1 of 2 | Total Record : 17