Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran digital dan pengembangan literasi teknologi pada siswa SMP Satu Atap melalui pendekatan kualitatif. Studi dilakukan terhadap 12 siswa kelas IX yang telah mengikuti pembelajaran TIK pada kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% siswa tidak memiliki akses komputer di rumah dan penggunaan komputer di sekolah tergolong jarang. Meskipun akses terbatas, 83,3% siswa pernah menggunakan aplikasi seperti Microsoft Word, Excel, atau PowerPoint di sekolah. Sebagian besar siswa menyatakan pembelajaran komputer membantu meningkatkan keterampilan dan rasa percaya diri mereka dalam menggunakan teknologi. Selain itu, siswa menunjukkan kesadaran tinggi terhadap pentingnya literasi teknologi dan menginginkan penambahan materi komputer dalam kurikulum. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran digital, meskipun belum optimal, telah membentuk fondasi literasi teknologi yang mencakup aspek operasional dan afektif. Penguatan akses, integrasi kurikulum, dan dukungan kebijakan diperlukan untuk mengembangkan kompetensi digital siswa secara lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026