Kemampuan motorik kasar anak usia dini belum berkembang secara optimal akibat berkurangnya aktivitas fisik dan belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran yang mendorong anak bergerak aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan video YouTube immersive warm up terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 20 anak kelompok B TK Negeri Pembina Salak Kota Sawahlunto yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kemampuan motorik kasar dan dianalisis dengan Analysis of Covariance (ANCOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi normalitas, homogenitas, dan linearitas. Analisis ANCOVA menunjukkan bahwa penggunaan video YouTube immersive warm up berpengaruh signifikan terhadap kemampuan motorik kasar anak (F = 112,385; p < 0,001; R² = 0,913). Kemampuan motorik kasar kelompok eksperimen meningkat dari 42,68% menjadi 90,89% (peningkatan 48,22%), sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 38,75% menjadi 68,21% (peningkatan 29,46%). Dengan demikian, video YouTube immersive warm up efektif meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini dan layak digunakan sebagai media pembelajaran berbasis digital di PAUD
Copyrights © 2026