Harlina Ramelan
Universitas Negeri Padang

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Kemampuan Kerjasama Dalam Perilaku Sosial Anak Usia Dini Ramelan, Harlina; Suryana, Dadan
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol 4, No 2 (2021): EDISI JULI 2021
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.996 KB) | DOI: 10.36709/jrga.v4i2.17921

Abstract

Perilaku sosial merupakan salah satu bagian dalam aspek perkembangan sosial anak usia dini. Perilaku sosial harus ditumbuhkan semenjak anak masih usia dini. Keterlambatan perkembangan sosial anak dapat menghambat anak untuk mengembangkan dirinya dimasa depan. Tidak seluruh anak bisa memperlihatkan perilaku sosial yang diharapkan. Salah satu contoh perilaku sosial yang terjadi adalah kurangnya kerjasama anak dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan kerjasama yang dimunculkan oleh anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Dalam penelitian studi literatur ini peneliti melakukan pengumpulan data dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber tertulis seperti artikel, jurnal, dan buku yang relevan dengan penelitian ini.  Kurangnya kemampuan kerjasama anak dengan orang lain baik dalam melakukan kegiatan maupun kerjasama dalam bermain akan mempengaruhi proses sosialisasi anak. Oleh karena itulah dibutuhkan peran orang tua, pendidik, lingkungan sekitar dan teman sebaya dalam mengembangkan perilaku sosial anak terutama kerjasama anak dengan orang lain. 
PENERAPAN MODEL CIPP DALAM EVALUSI PENYEDIAAN LAYANAN PAUD Harlina Ramelan; Yaswinda Yaswinda
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.11018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyediaan layanan PAUD berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 18 Tahun 2018 dengan menggunakan analisis CIPP di 4 desa yang ada di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. Hasil penelitian diketahui secara keseluruhan produk dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 18 Tahun 2018 sudah terlaksana di Kecamatan Pangkalan Kuras yaitu: sudah tersedia lebih dari 1 PAUD/desa. Adapun total keseluruhan lembaga PAUD yang di observasi di Kecamatan Pangkalan Kuras adalah 22 lembaga dengan rincian PAUD yang ada di Desa Sorek Satu berjumlah 7 lembaga, di Desa Sorek Dua berjumlah 5 lembaga, di Desa Surya Pertiwi berjumlah 6 lembaga dan di Desa Batang Kulim berjumlah 4 lembaga. Dari 22 lembaga PAUD yang ada di Kecamatan Pangkalan Kuras hanya 1 lembaga yang berstatus Negeri, 17 lembaga berstatus swasta di bawah naungan yayasan, dan 4 lembaga berstatus swasta di bawah naungan desa. Adapun layanan PAUD yang ada di 15 lembaga dikhususkan untuk murid TK A dan TK B yang berusia 4-6 tahun. Sedangkan 7 lembaga lainnya menerima murid untuk KB, TPA dan TK yang berusia 0-6 tahun. Jumlah keseluruhan guru yang ada di 22 lembaga PAUD bejumlah 103 orang guru. 34 guru berkualifikasi pendidikan S1 PAUD sedangkan 69 guru berkualifikasi pendidikan SMA.
Pengembangan Video Animasi Self Awareness Anak dalam Menghadapi Bencana Kabut Asap Harlina Ramelan; Farida Mayar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4536

Abstract

Salah satu kelompok korban bencana sebagian besar anak-anak, dikarenakan anak tidak mengetahui tentang bencana kabut asap, rendahnya self awareness bertindak melindungi diri, tidak mampu membedakan situasi berbahaya serta minimnya pemahaman tentang langkah menyelamatkan diri saat bencana kabut asap. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan self awareness untuk siap siaga bencana. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video animasi untuk meningkatkan self awareness anak dalam menghadapi bencana kabut asap. Penelitian ini menggunakan Research and Development dari Borg and Gall, Gall yang dimodifikasi sesuai kebutuhan sampai sembilan tahapan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar observasi dan angket respon guru. Berdasarkan hasil uji validasi video animasi dikategorikan sangat valid. Berdasarkan hasil uji N-Gain dan uji paired sample t-test video animasi efektif untuk meningkatkan self awareness anak dalam kategori tinggi dan secara signifikan. Hasil video animasi bisa digunakan sebagai media pembelajaran berbasis teknologi di TK dalam rangka meningkatkan self awareness anak menghadapi bencana.
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Budaya Melayu Riau Untuk Literasi Budaya Anak Usia Dini Mastuinda, Mastuinda; Ramelan, Harlina; Pratiwi, Nanda; Eriani, Eva
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7022

Abstract

Fokus dari kegiatan penelitian dan pengembangan ini adalah menciptakan media pembelajaran yang valid dalam bentuk buku cerita bergambar tentang budaya Melayu Riau untuk mengembangkan literasi budaya anak usia dini. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Borg dan Gall. Subjek penelitian terdiri dari 3 validator ahli untuk validasi dan 31 anak usia 5–6 tahun untuk kelas uji coba produk. Dalam hasil validasi, persentase untuk fase validasi materi adalah 82% (kategori valid), 98% (kategori sangat valid) untuk validasi bahasa, dan 96,66% (kategori sangat valid) untuk validasi media. Dalam uji coba kelompok kecil, peserta mendapat skor 79,63%, sedangkan kelompok sedang mendapat skor 85,15%, keduanya dianggap sangat efektif. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku cerita bergambar berbasis budaya Melayu Riau dapat meningkatkan keterampilan literasi budaya anak usia dini di taman kanak-kanak. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi nilai-nilai budaya Melayu Riau ke dalam media pembelajaran PAUD melalui desain narasi dan ilustrasi yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan anak usia dini. Pendekatan inovatif ini menjadikan buku cerita sebagai sarana pembelajaran yang lebih kontekstual secara budaya dan relevan dengan tahapan perkembangan anak usia dini, sehingga efektif dalam meningkatkan literasi budaya anak usia dini.
Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Keterlambatan Bicara Anak Generasi Alpha Ramelan, Harlina; Mastuinda, Mastuinda; Saragih, Kholijah; Martha, Dewi; Muthie, Imam; Novera, Wulan Rahmadia; Husna, Amalia; Ulni, Elvira Khori
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7026

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan gadget mengalami peningkatan yang signifikan, termasuk di kalangan generasi alpha. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran karena semakin banyak kasus anak yang terpapar gadget mengalami keterlambatan bicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap keterlambatan bicara anak generasi alpha.  Jenis penelitian yang digunakan adalah  korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun, di Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 76,21% antara penggunaan gadget terhadap keterlambatan bicara  anak generasi alpha. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan gadget maka semakin besar kemungkinan keterlambatan bicara anak. Hal ini disebabkan minimnya interaksi langsung serta sikap pasif anak saat menggunakan gadget.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya intervensi preventif melalui edukasi kepada orang tua mengenai dampak negatif penggunaan gadget serta penyusunan pedoman yang dapat membantu orang tua dalam membatasi penggunaan gadget untuk anak
Pengaruh Pola Asuh dan Attachment terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Novera, Wulan Rahmadia; Ramelan, Harlina; Ulni, Elvira Khori; Husna, Amalia; Muthie, Imam
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh dan attachment  terhadap kemandirian anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah orang tua yang anaknya bersekolah di TK Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang berjumlah 172 orang tua. Jumlah sampel sebanyak 120 yang dihitung berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling teknik area (cluster) sampling, yaitu sampel diambil dengan pertimbangan jumlah orang tua peserta didik pada setiap TK. Teknik pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan variabel pola asuh dan attachment  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian anak usia dini, dengan demikian pola asuh dan attachment  secara simultan mempengaruhi kemandirian anak usia dini ke arah yang positif. Temuan ini memberikan kontribusi baru dengan mengintegrasikan dua variabel utama pengasuhan dalam satu model analisis yang komprehensif, khususnya dalam konteks budaya Indonesia. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pola pengasuhan otoritatif dan pembinaan relasi emosional yang aman antara anak dan orang tua sebagai strategi efektif untuk mendukung perkembangan kemandirian anak sejak dini.
Analisis Kelemahan Penerapan Kesantunan Berbahasa Anak Usia Dini Muthie, Imam; Pratiwi, Nanda; Sujarwo, Sujarwo; Ramelan, Harlina; Husna , Amalia; Ulni, Elvira Khori; Novera, Wulan Rahmadia
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 11 No. 1 (2025): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v11i1.12832

Abstract

This study aims to analyze the weaknesses in the implementation of language politeness among early childhood learners. Language politeness, closely linked to courteous behavior, is essential for children's social interactions and acceptance. Disruptions in the use of polite language may hinder children's ability to build positive relationships. Politeness traditions, deeply rooted in Indonesian culture, emphasize the importance of respectful communication in daily life. Employing a qualitative descriptive approach, this study involved parents, teachers, and school principals as research subjects. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and validated using triangulation techniques. The findings indicate that five key factors contribute to the weakness of language politeness in early childhood: parental dependence, lack of home supervision, shortcomings in the school environment, children's weaknesses, and the influence of learning media. The study underscores the importance of collaboration among parents, educators, and the community in fostering polite language development. Strengthening politeness values within educational curricula and optimizing the use of supportive learning media are recommended as strategic efforts to enhance language politeness among young children.