Ekoliterasi merupakan kompetensi penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai dasar pembentukan pengetahuan, sikap, dan perilaku peduli lingkungan. Namun, implementasi pendidikan lingkungan pada satuan pendidikan anak usia dini masih didominasi oleh pembelajaran yang bersifat konseptual sehingga keterlibatan anak dalam aktivitas lingkungan secara langsung relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan pembuatan kompos terhadap ekoliterasi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian berjumlah 20 anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Salak, Kota Sawahlunto, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. sampel dibagi menjadi dua, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembuatan kompos berpengaruh signifikan terhadap ekoliterasi anak usia dini dengan nilai F = 219,773 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) sehingga hipotesis alternatif diterima. Model penelitian juga menunjukkan nilai R Square sebesar 0,932, yang mengindikasikan bahwa 93,2% variasi skor ekoliterasi dapat dijelaskan oleh perlakuan yang diberikan. Temuan penelitian menunjukkan kegiatan pembuatan kompos efektif sebagai strategi pembelajaran berbasis pengalaman untuk meningkatkan ekoliterasi anak usia dini.
Copyrights © 2026