Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika sosial dalam proses pemerolehan bahasa anak usia dini melalui pendekatan library research yang bersifat konseptual dan sosiologis. Kajian ini berangkat dari asumsi bahwa pemerolehan bahasa tidak semata-mata merupakan proses biologis atau kognitif, tetapi merupakan hasil interaksi sosial yang terstruktur dalam keluarga, komunitas, dan institusi pendidikan. Dengan mensintesis literatur mengenai teori interaksi sosial, modal linguistik, dan reproduksi sosial, artikel ini menunjukkan bahwa lingkungan sosial memainkan peran determinan dalam membentuk kompetensi bahasa anak sejak usia dini. Analisis menegaskan bahwa kualitas interaksi orang tua-anak, distribusi modal budaya, variasi kode bahasa, serta konteks multibahasa memengaruhi perkembangan linguistik dan identitas sosial anak. Ketimpangan sosial dalam akses terhadap lingkungan linguistik yang kaya berpotensi mereproduksi ketimpangan pendidikan pada tahap selanjutnya. Kajian ini merekomendasikan pendekatan berbasis keadilan sosial dalam pengembangan bahasa anak usia dini dengan memperkuat peran keluarga, komunitas, dan kebijakan pendidikan yang inklusif.
Copyrights © 2026